Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Kado Akhir Tahun. Jalan Hibrida, Selesai di Perbaiki Kini Kembali Berlobang dan Bergelombang

Kota Bengkulu, Darah Juang Online — Beberapa waktu yang lalu perbaikan dan perawatan jalan Hibrida Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu telah selesai dikerjakan oleh pihak terkait di Pemda Provinsi Bengkulu.

Namun aneh, hasil pantauan awak media Darah Juang di Lapangan, jalan yang belum lama diperbaiki/ perawatan oleh pihak terkait di Pemda Provinsi Bengkulu sudah kembali berlobang, dan penuh dengan genangan air paska hujan yang mengguyur Kota Bengkulu. Jalan ini juga sudah bergelombang dan dapat membahayakan pengguna jalan.

Alaku

Ungkab warga sekitar (Yang namanya tidak ingin disebutkan, Red), “Ini jalan baru selesai di perbaiki kemaren, kini sudah kembali berlobang, dan bergelombang. Apa lagi didekat persimpangan. Sebagai tanda ada warga yang sempat kembali memasang ban bekas di dalam lobang tersebut. ” Terangnya. Jumat (31/12/21)

Dia (Yang namanya tidak ingin disebutkan, Red) menambahkan, selain digenangi air hujan “Jalan yang sempat diperbaiki ini, kini dibeberapa titik telah ada penumpukan koral dan pasir yang menunjukan kualitas jalan yang baru diperbaiki ini kurang baik. ” Terangnya.

Menanggapi hal tersebut, toko masyarakat Kota Bengkulu Heri Ifzan.SE turut berkomentar. Menurutnya kondisi jalan Hibrida yang masyarakat sama ketahui, beberapa waktu yang lalu baru saja diperbaiki/ dilakukan perawatan oleh pihak terkait.

“Kenapa kini sudah berlobang, dan jalan pun ada yang mulai rusak. Artinya, perbaikan/ perawatan tersebut patut masyarakat pertanyakan. ” Kata Heri.

Lebih lanjut, Heri menyarankan, “Mengingat jalan Hibrida milik Pemda Provinsi Bengkulu, Gubernur dan Pihak Terkait harus melakukan pengawasan ketat terhadap pihak terkait, agar hal ini tidak terulang dan menjadi pertanyaan publik kembali. ” Tegasnya.

Pantauan awak media di Lapangan, jalan hibrida ini juga telah menjadi pertanyaan masyarakat, mengingat sejak satu tahun terakhir telah menjadi jalur yang selalu dilewati mobil roda 4 jenis truk besar dan ekspedisi.

“Jalan ini telah dilewati truk besar setiap harinya, seharusnya Pemda Provinsi menyiapkan kualitas jalan yang lebih baik sesuai standar jalan bagi pelintasan truk dengan kapasitas besar. ” Kata warga sekitar kepada Darah Juang (Yang namanya tidak ingin disebutkan, Red).

Warga tersebut, juga mempertanyakan apakah jalan hibrida ini jalur khusus Truk besar dan apakah ada pengawasan dari pihak terkait. Terangnya. (12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *