Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Kasus Pelecehan di Kampus Bengkulu; Korban Diduga Diintimidasi, Keadilan Terancam

Bengkulu, Darah Juang Online – Kasus pelecehan yang dialami oleh salah satu mahasiswi di kampus ternama di Bengkulu terus menjadi sorotan publik. Dalam upaya penyelesaian melalui mediasi yang melibatkan pihak Universitas, perwakilan BEM, dan orang tua pelaku, mediasi tersebut dinilai tidak adil. Forum yang diharapkan menjadi tempat korban bersuara justru berujung pada upaya damai yang meminggirkan hak-hak korban untuk mendapatkan keadilan. Pada hari Selasa (08/10) lalu.

 

Alaku

Koordinator Gerakan Kemanusiaan sekaligus mahasiswa Universitas Bengkulu, Rizki, menyayangkan situasi ini. Menurutnya, korban tidak hanya diabaikan, tetapi juga diduga menerima ancaman dari pihak keluarga pelaku, yang memiliki pengaruh besar di wilayah tersebut.

“Ini sangat tidak sesuai dengan nilai-nilai keadilan. Ancaman bukanlah jalan menuju penyelesaian masalah, apalagi untuk korban yang membutuhkan dukungan,” ujar Rizki. Senin (14/10/2024)

 

Ancaman yang dilontarkan kepada korban menambah tekanan psikologis yang dialaminya. Rizki menegaskan bahwa penggunaan kekuasaan dan uang untuk membungkam suara korban adalah bentuk nyata ketidakadilan yang sering terjadi.

Ia juga meminta agar proses hukum yang adil diterapkan, tanpa tekanan atau intimidasi dari pihak manapun.

 

“Kita tidak boleh tinggal diam,” tambah Rizki.

 

“Korban berhak didengar dan dilindungi. Kita semua harus berdiri bersama korban untuk memperjuangkan keadilan.” Tegasnya.

Rizki juga mengajak seluruh elemen masyarakat Bengkulu untuk bersatu melawan ketidakadilan ini dan memastikan bahwa korban mendapatkan hak-haknya.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk keadilan masih panjang, terutama ketika kekuasaan dan uang masih sering menjadi penentu dalam penyelesaian konflik. Masyarakat harus lebih berperan aktif dalam memperjuangkan hak-hak korban agar keadilan tidak lagi menjadi milik segelintir orang saja. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *