Medan, Darah Juang Online – Calhaj itu bernama Abdul Rasyid Hasibuan lahir di Simangambat Kecamatan Siabu Mandailing, 1 September 1943, menurut data umurnya sudah genap 80 tahun. Kepada awak media Darah Juang Online Abdul Rasyid mengatakan liku-liku hidup yang ditempuhnya sudah tidak bisa ingat lagi sewaktu kecil sampai sekarang sudah 80 tahun umur. Selasa (6/6/23)
Sudah berapa anak dan cucuk bapak tanyak wartawan. Abdul Rasyid menuturkan tidak punya anak, dulu ada anak satu tapi belum dewasa sudah meninggal dunia dari sejak itu sampai sekarang tidak ada anak lagi, cuma kami berdualah dirumah, ungkapnya.
Bapak sekarang mau berangkat menunaikan ibadah haji, semoga bapak sehat di perjalanan dan juga sehat kembali ke Medan dan dapat tercapai ibadah hajinya di tanah suci, semoga tidak ada yang tinggal ibadahnya.
Dalam hal itu selama bapak mengumpulkan uang untuk naik haji Apa saja pekerjaan yang bapak lakukan. “Selama ini hanya juru parkir di jalan Cirebon mulai tahu 1980 dan berpindah -pindah pernah di Simpang Limun agak lama yang paling lama di jalan Cirebon sebelum parkir di Kota Medan pekerjaan hanya mocok-mocok,” ungkap Abdul Rasyid yang tampak jujur.
Sebelum ke Medan Abdul Rasyid menjelaskan pada tahun 1965 pada bulan Juni untuk merobah nasip pergi berangkat ke kota Medan dari Padang Sdempuan. “Saya waktu itu bekerja di Rumah Makan Nasional di pajak daging Padang Sidempuan selama empat tahun dan di Medan bekerja mocok-mocok dulu pertama kalinya,” katanya.
Ditambahkan Abdul Rasyid tidak berapa lama di kota Medan antara bulan Juni dengan September tahun 1965 baru berumah tangga dengan Rona Deli Siregar dia bekerja hanya di konfeksi jahit menjahit pakaian pada waktu itu, dengan tempat berpindah pindah terakhir tempat tinggal kami di Jalan Letda Sujono Jalan Keluarga, ujarnya.
Ditanya wartawan berapa lama menabung untuk dana biaya menunaikan haji, Abdul Rasyid menjelaskan “mulai menabung Tahun 2012 terkumpul semua cukup lunas mudah-mudahan tidak ada halangannya, dengan hasil parkiran saya dapat menunaikan haji. Nomor Manifes 354,” tutup Pak Abdul, ketika berjumpa dengan awak media di Madinatul Hujjaj pada Selasa (06/06/23) sore. (22)

















