Alaku
Alaku

Ketua Pewarta Apresiasi Kinerja Kepala Rutan Klas I Medan

  • Bagikan

Medan, Dara Juang Online — Ketua Pewarta (Persatuan Wartawan) Polrestabes Medan, Chairum Lubis SH, mengapresiasi kinerja Kepala (Ka) Rutan Klas I Medan, Theo Adrianus Purba, AMD. IP. SH. MH.

Apresiasi ini diberikan Chairum Lubis karena kinerja Ka Rutan Klas I Medan yang setiap hari melayani 4.350 warga binaan Rutan Klas I Medan, setiap harinya dengan 5 pegawai ditambah 20 orang tamping yang memberikan pelayanan makan dan minum bagi warga binaan Rutan.

Alaku

Apalagi, dengan anggaran makan yang terbatas. Warga binaan hanya mendapatkan dana uang makan 19 ribu rupiah untuk tiga kali makan dari pemerintah. Sementara, pihak Rutan Klas I Medan harus memberi makan kepada 4.350 warga binaan.

“Jadi, setiap harinya dengan jumlah petugas yang begitu minim, setiap harinya kita harus melayani 4.350 warga binaan Rutan Klas I Medan dengan memberikan pelayanan makan dan minum bagi warga binaan Rutan,” kata Chairum Lubis, Sabtu (18/9/2021).

Lanjut dikatakan Chairum Lubis, adapun menu makanan yang disajikan kepada warga binaan menu makanannya bervariasi.

“Ada kari kambing, ada kari ayam, ayam goreng, ikan tambang goreng, telur rebus, ditambah ada makanan ringan bubur kacang hijau dan hidangan buah pisang, melon, semangka dan pepaya,” ujar Pemimpin Redaksi (Pemred) media online pewarta.co ini.

Apalagi, tantangan di masa pandemi Covid-19, pihak Rutan Klas I Medan, harus melaksanakan tugas sesuai dengan protokol kesehatan (Prokes) pihak Rutan Klas I Medan yang dipimpin Theo Adrianus Purba, harus melaksankan tugas sesuai dengan prokes yang sangat ketat.

“Nggak mudah memasak makanan dalam jumlah yang besar untuk warga binaan Rutan Klas I Medan sebanyak 4.350. Jadi kami bekerjasama dengan sepenuh hati menyediakan makanan sehat dan bergizi untuk warga binaan,” ungkap Chairum Lubis yang juga Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut.

Kepala Rutan berharap, agar warga binaan selalu sehat terhindar dari Covid-19.

“Mereka (warga binaan) juga intropeksi atau kaji diri, memperbaiki prilaku diri agar setelah selesai menjalani masa pidana di Rutan Klas 1 Medan dan kembali di tengah keluarga dan masyarakat dapat berperan aktif dan produktif dalam mendukung pembangunan nasional,” pungkas Theo. (24)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *