Medan, Darah Juang Online – Kerja keras yang dilakukan Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Medan hingga kini ternyata tidak sia-sia. Ditambah lagi dengan kolaborasi kuat yang dilakukan selama ini dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Minggu (19/12/21).
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan yang diperoleh diketahui sejak 7 – 15 Desember, angka kasus penyebaran Covid-19 hanya satu digit. Pada 7 Desember, hanya 4 kasus. Lalu, 8 Desember tidak terjadi kasus terkonfirmasi alias nihil atau 0 kasus. Kemudian, 9 Desember hanya 1 kasus terkonfirmasi Covid -19. Sedangkan, 10 – 15 Desember tidak terjadi kasus terkonfirmasi alias nihil atau 0 kasus.
“Alhamdulillah, saat ini kasus Covid-19 kita sudah melandai. Dari beberapa minggu ke belakang, penambahan kasus hanya single digit. Mudah-mudahan kita dapat terus menekan penyebarannya sehingga tidak sampai double digit,” kata Bobby Nasution di hadapan awak media.
Meskipun penyebaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan sudah melandai, Bobby Nasution tetap menegaskan agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes). Di samping itu, tegasnya, penggunaan aplikasi pedulilindungi di pusat-pusat keramaian seperti tempat makan, kafe, mall, hotel dan food court harus lebih dimasifkan lagi. Hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya peningkatan kasus terkonfimasi Covid-19, terutama jelang jelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
“Koordinasi dan kolaborasi kewilayahan dan OPD harus berjalan dengan baik, terkhusus para OPD yang terjun langsung di lapangan. Pastikan tempat-tempat keramaian menerapkan prokes dengan ketat serta menggunakan aplikasi pedulilindungi, karena akan memudahkan memantau jika terjadinya kerumunan,” tegasnya.
Di samping itu keberhasilan Bobby Nasution dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Medan berkaty kolaborasi yang kuat mendapat dukungan pengamat kesehatan dari Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Delyuzar M Ked (PA) Sp PA (K). Apa yang dilakukan Bobby Nasution serta membangun kolaborasi dinilainya sudah sangat baik. Ia berharap keberhasilan itu harus terus dipertahankan, terutama pada libur Nataru dan prokes harus ketat dilakukan.
“Kita mendukung upaya yang telah dilakukan Pak Wali Kota selama ini. Meskipun penyebaran kasus Covid-19 di Kota Medan sudah melandai, namun tetap melaksanakan vaksinasi dan pengetatan porkes tidak boleh kendor. Sebab, penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditentukan tidak hanya berdasarkan menurunnya kasus, tetapi juga capaian vaksinasi yang telah dilakukan. Jadi vaksinasi harus terus gencar dilakukan dan perilaku kita harus taat dengan prokes yang telah ditetapkan,” Tutup Delyuzar. (20/Hms Kominfo)

















