Alaku
Alaku

Mengaku LPK Rajawali, 3 Orang Tantang Duel Konsumen NSC Finance

  • Bagikan

Ket Foto: Kantor PT. Rajawali Perkasa. (Tidak ada kantor LPK Rajawali)

Bengkulu, Darah Juang Online – Salah seorang konsumen NSC FINANCE Mengaku kepada media ini didatangi 3 orang tidak dikenal saat ia baru saja tiba di rumah salah seorang pimpinan media online di sawah lebar.

Alaku

“Kemarin, Senin (24/05/21) saya didatangi tiga orang yang tidak saya kenal mengatas namakan dari Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Rajawali. Mereka memaksa saya untuk menjadi klien mereka” Begitu cerita R salah seorang korban LPK diduga gadungan itu, Rabu (26/05/21).

Lanjut korban R “Merasa curiga dengan tiga orang itu berasal dari LPK gadungan saya menghubungi salah satu LPK Resmi yang memiliki badan hukum, LPK RI. Lalu salah seorang anggota LPK RI, Yulis Menjelaskan kalau mereka memaksa seperti itu sudah dapat dipastikan bukan dari LPK” Jelas R

“Setelah saya mendapat penjelasan dari LPK RI, Saya ingin menyerahkan persoalan saya dengan NSC Finance kepada LPK RI. Karena saya menyadari saya masih ada sangkutan dengan NSC Finance. Namun saat saya akan pergi ke LPK RI, Tiga orang yang tidak saya kenal tersebut sontak marah” Kata R

“Dengan nada tinggi salah seorang di antara anggota LPK diduga gadungan itu menantang duel jika saya mau pergi dari lokasi kejadian. Kito belago dulu, setelah tau siapo yang kalah atau menang baru kau boleh pergi dan bawak motor ini, begitu katanya menantang saya” Kata R kembali.

Lanjut R Kembali “Merasa terus di tekan dan diancam berkelahi, saya ingin konfirmasi dengan pimpinan mereka. Niat ingin memastikan apakah benar mereka bertiga adalah anggota LPK atau preman jalanan yang hendak merampas motor (Nodong). Setiba di lokasi kantor mereka yang di maksud LPK diduga gadungan itu, tidak ada yang namanya LPK Rajawali. Tetapi yang ada PT. Rajawali Perkasa. Terlihat di tempat itu kumpulan preman-preman. Karena penasaran dengan PT itu, saya parkir motor di trotoar tepi jalan tidak jauh dari kantor mereka dan saya masuk ke dalam PT, itu. Niat ingin ketemu pimpinan mereka. Namun sayangnya, tidak ditemukan pimpianan PT tersebut. Saat keluar dari PT Tersbut motor saya hilang diduga di curi orang yang belum diketahui pelakunya”. Terangnya (Red).
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *