Alaku
Alaku
Alaku Alaku

PENGRAJIN BATIK YANG ADA DI KAMPUNG BATIK PANCA MUKTI AKAN MENJADI MUZAKI

Benteng, Darah Juang Online — Batik Sungai Lemau yang dikerjakan oleh para pengrajin di Kampung Batik Panca Mukti selain sebagai identitas juga komoditas yang memiliki prospek pasar yang sangat menjanjikan sehingga akan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut terungkap pada saat kunjungan Pimpinan BAZNAS RI Rizaluddin Kurniawan ke Kampung Zakat dan monerahkan canting di atas kain putih, kepada pendamping dan para pengarajin diungkapkan “semoga karya baktinya mendunia dan mensejahterakan, Aamiin”. Katanya. Sebagai termuat dalam rilis yang diterima awak media pada hari Jumat (13/10/23) pagi.

Alaku

Terkait dengan tujuan zakat bagi muzakki, yaitu zakat mensucikan jiwa dari sifat kikir, mendidik berinfak dan memberi, berakhlak yang baik, merupakan manivestasi syukur atas nikmat Allah, mengobati hati dari cinta dunia, mengembangkan kekayaan batin, menarik rasa simpati, serta dapat mengembangkan harta. Jelasnya.

Lebih lanjut diterangkan, sedangkan bagi penerima zakat ‘mustahik’, antara lain untuk membebaskan penerima dari kebutuhan hidup dan dapat menghilangkan sifat benci dan dengki yang sering menyelimuti hati mereka jika melihat orang kaya yang bakhil ‘kikir’ serta yang paling utama menjadikan mustahik ke muzaqi. Pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Bengkulu ustadz Al Jihad menyampaikan kepada Kabag Kesra dan Sekdes Panca mukti bahwa Gubernur Bengkulu sudah mengendakan launcing Kampung Zakat dengan mengundang 1000 orang .

Dalam kesempatan ini juga di terangkan bahwa zakat merupakan ajaran yang melandasi tumbuh berkembangnya sebuah kekuatan sosial ekonomi Islam, seperti empat rukun Islam yang lain. Ajaran zakat menyimpan beberapa dimensi yang komplek meliputi nilai privat-publik, vertikal-horizontal, serta duniawi-ukhrawi.

Nilai-nilai tersebut merupakan landasan pengembangan kehidupan kemasyarakatan yang komprehensif. Bila dimensi yang terkandung dalam ajaran zakat ini dapat diaktualisasikan, maka zakat akan menjadi sumber kekuatan yang sangat besar bagi pembangunan umat menuju kebangkitan kembali peradaban Islam.

Kelebihan ajaran zakat dibanding aspek-aspek lain dari rukun Islam yang lain adalah bahwa zakat memiliki dimensi sosial. Oleh karena itu, zakat dalam mata rantai peningkatan kesejahteraan umat Islam tak mungkin diabaikan.

Namun dalam perjalanan sejarah masyarkat Islam, ajaran zakat dengan segala dimensi yang dimiliki seringkali luput dari perhatian umat Islam. Zakat menjadi apa yang disebut ibadah mahdhah pribadi-pribadi kaum muslimin. Dari suatu ajaran yang kuat dan mendalam yang dikembangkan Rasul dan sahabat, zakat menjadi ajaran yang sempit bersama mundurnya umat Islam dan menurunnya kemauan untuk berijtihad. (Rls/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *