Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Tinjau Stok Beras di Kalsel, Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Kinerja Bulog dan Dorong Revitalisasi Gudang

oplus_0

Banjarbaru, Darahjuang.online – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, melakukan kunjungan kerja spesifik ke Komplek Pergudangan Landasan Ulin, Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Selatan, Jumat (3/7/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan stok beras, kualitas cadangan pangan pemerintah, serta meninjau rencana revitalisasi gudang Bulog.

Dalam keterangannya kepada awak media, Siti Hediati Soeharto mengatakan Komisi IV DPR RI memiliki dua agenda utama dalam kunjungan tersebut. Pertama, memastikan stok beras yang tersedia di Gudang Bulog Kalimantan Selatan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan cadangan pangan di daerah, sekaligus menilai kualitas beras yang disimpan.

“Kami ingin melihat berapa banyak stok yang ada di sini, apakah cukup untuk cadangan beras di daerah ini, dan juga kualitas daripada beras itu sendiri. Kami juga ingin mengetahui stok tersebut mampu memenuhi kebutuhan untuk berapa bulan ke depan,” terangnya.

Ia menjelaskan, sejak awal Komisi IV DPR RI telah mendorong agar masa penyimpanan beras, khususnya hasil impor, tidak melebihi enam bulan. Berdasarkan hasil peninjauan, perputaran stok beras di Bulog Kalimantan Selatan berlangsung sekitar empat bulan sehingga dinilai cukup baik.

“Alhamdulillah di sini perputaran bulannya empat bulan. Artinya perputarannya bagus, mulai dari menampung beras petani, diproses, kemudian disalurkan kembali. Kami memberikan apresiasi kepada Bulog Kalimantan Selatan karena stoknya mencukupi dan kualitas berasnya juga bagus,” jelasnya.

Selain meninjau stok pangan, Komisi IV DPR RI juga membahas program revitalisasi gudang Bulog. Menurutnya, sebagian besar gudang Bulog di Indonesia merupakan bangunan yang telah berdiri sejak era Presiden Soeharto dan kini telah berusia sekitar 44 hingga 49 tahun.

Meski masih berfungsi dengan baik, lanjutnya, sejumlah gudang memerlukan perbaikan agar mampu meningkatkan kapasitas penyimpanan dan menjaga kualitas beras secara optimal.

“Tadi kami juga menanyakan kepada Direktur Utama Bulog terkait revitalisasi gudang. Secara nasional akan ada 81 gudang yang direvitalisasi, dan salah satunya berada di Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan dengan adanya perbaikan ini gudang dapat menampung beras lebih banyak lagi serta kualitasnya tetap terjaga dengan baik,” tutupnya.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *