Pemulutan, Darah Juang Online – Diduga selisih paham tiga peria yang bekerja kesehainnya sebagai petani kebun sawit saling bacok bacokan. Satu orang tewas dua luka luka terkena sabetan parang. Sabtu (05/02/22)
Adapun inisia yang diduga pelaku ialah S (50) Tahun warga Desa Harimau Tandang, Kecamatan Pemulutan Selatan. Mengalami luka bacok di bagian Kepala bagian atas, Pipi bagian kiri, bagian tangan kiri Jari kelingking hampir putus. Kini tengah dirawat di RS. Moh Hoesin Palembang.
Yang lebih miris seorang korban Hajrat (20) Tahun warga Desa Harimau Tandang, Kecamatan Pemulutan Selatan. Tewas di lokasi kejadian akibat luka bacok dibagian telinga sebelah kiri, Luka bacok diperut keluar usus, luka bacok di Leher bagian depan, luka bacok di wajah sebelah kiri, luka bacok bagian punggung belakang, sedangkan korban yang kedua bernama, Dermawan (50) Tahun warga Desa Harimau Tandang, Kecamatan Pemulutan Selatan, terpaksa harus dilarikan RS. Moh Hoesin Palembang karena mengalami luka bacok dibagian Kepala bagian Atas, luka bacok dibagian Kepala bagian belakang, luka bacok leher bagian belakang dan kaki Kanan memar luka akibat benda tumpul yang terahir perut luka memar akibat benda tumpul.
Kapolsek Pemulutan Iptu Iklil Alanuari, ST. Saat di konfirmasi awak media membenarkan insiden ini, “Ya benar kini korban yang meninggal dunia telah kita serahkan kepada keluarganya, sementara Dermawan korban yang kedua masih di rawat di rumah sakit,” Tuturnya.
Untuk pelaku sendiri sudah dibawa dan diamankan oleh Team Crocodile Polsek Pemulutan yang dipimpinan Kapolsek Pemulutan Iptu Iklil Alanuari di dampingi Kanit Reskrim Ipda Zulkarnaian, membawa pelaku ke Rumkit BARI Palembang, dan menyita barangbukti 1 Buah Parang Panjang Milik Tersangka, 1 pasang sendal jepit, 1 Helai kain motif Batik milik Korban. (26)

















