Alaku
Alaku
Alaku

Tumbuhkan Semangat Wirausaha. HMI Cabang Bengkulu adakan Dialog UMKM dan Ekonomi Kreatif

  • Bagikan
Sesi Foto Bersama Kader HMI Cabang Bengkulu bersama pemateri.

Bengkulu, Darah Juang Online — Tumbuhkan semangat wirausaha, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkulu adakan kegiatan dialog UMKM dan Ekonomi Kreatif serta Rancangan Strategi Marketing Produk UMKM dan Ekonomi Kreatif Kader HMI Berbasis Media Sosial, Rabu (20/10/21), bertempat di sekretariat HMI Cabang Bengkulu.

Kegiatan tersebut merupakan upaya HMI Cabang Bengkulu dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan kader dalam membangun dan mengembangkan dunia usaha.

Dijelaskan Ketua Umum HMI Cabang Ludiman, “HMI pada saat ini harus mampu mencetak kader wirausaha, yang akan menjadi pelopor pembangunan lapangan kerja untuk masyarakat.” Katanya.

Koordinator KAHMI Kota Bengkulu Irvan Rizaldy (Kiri didepan)

Kegiatan yang menghadirkan Fungsional Perencanaan Muda Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, Hendra Gunawan. Menyampaikan bahwa kesempatan ini juga dapat menjadi momentum bersama khususnya dinas terkait untuk mengenalkan secara langsung program-program yang sedang atau akan dihadirkan yang tentunya berhubungan langsung dengan pelaku UMKM dan Ekonomi Kreatif.

Paparnya, “Program strategis yang akan digarap oleh Pemerintah Daerah yaitu Program “Dedi Dewi” atau Desa Digital dan Desa Wisata. Menurut saya program ini sangat menarik dan saya sangat mengapresiasinya, apalagi ketika program tersebut nantinya benar-benar terealisasi secara tepat. Saya juga berharap pendistribusian informasi program ini dapat dilakukan secara merata terhadap semua lapisan masyarakat di Provinsi Bengkulu,” jelasnya.

lebih lanjut, Hendra Gunawan menjelaskan bahwa ada beberapa program yang telah dilaksanakan pemerintah diantaranya kerjasama promosi produk unggulan daerah, pembinaan dan pemasaran secara online, kerjasama pengiriman produk usaha skala nasional dan juga internasional, pengembangan produk unggulan daerah, memfasilitasi pelaku usaha menerbitkan sertifikat halal dan merk secara gratis dan mengembangkan inovasi daerah BERIJO (beli sayur dan sembako dirumah ajo). Saat pemerintah sedang dan akan melaksanakan program strategis yaitu program DEDI DEWI atau desa digital dan desa wisata. Pungkasnya.

Selain dari Dinas Koperasi dan UKM, kegiatan ini juga menghadirkan Kepala Cabang Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi yang menyampaikan terkait peran perbankan terhadap UMKM dan Ekonomi Kreatif dari segi segi permodalan usaha dan juga pembinaan.

Menurutnya, Pemberian modal usaha tidak diperuntukan untuk yang belum memiliki usaha ataupun baru sekedar rencana usaha. Peminjaman modal usaha hanya diperuntukan bagi mereka yang sudah menjalankan usahanya dan memiliki pendapatan ataupun market yang jelas. Kata Iswahyudi.

“Selain pemberian modal usaha, kami juga melakukan proses pembinaan terhadap penerima bantuan modal usaha sehingga pelaku UMKM dan Ekonomi Kreatif dapat mengembangkan usahanya. Untuk memiliki usaha mulailah merintis dari yang kecil jangan langsung berekspektasi yang besar. Ketika kalian memulai usaha dari kecil dan berjalan terus tentunya kami siap memberikan bantuan dan pembinaan usaha tersebut.” Papar Iswahyudi kembali.

Terakhir kegiatan ini diisi oleh pengusaha muda Bengkulu Irvan Rizaldy. Menurutnya untuk menjadi seorang entrepreneur berarti menjadi orang yang kuat dan kokoh. Seorang entrepreneur harus berani menghadapi resiko karena karena pada dunia usaha resiko itu salah satu hal yang pasti ada. “Kita semua disini masing-masing pasti memiliki masalah nah untuk orang yang mempunyai jiwa entrepreneur ataupuan ingan menjadi seorang entrepreneur harus memandang masalah bukan menjadi masalah melainkan sebuat tantangan kita.” ucapnya.

“Jangan pernah takut untuk memulai bahkan sebenarnya nabi muhammad Saw pun sudah memberikan contoh kepada kita bagaimana beliau menjadi pengusaha dengan cara berdagang. Padahal kalo kita amati seorang nabi itu adalah orang yang istimewa kekasih Allah yang artinya sebenarnya tanpa beliau berdagang pun bisa meminta kepada Allah menjadi kaya, tapi itulah maknanya bahwa beliau ingin memberikan contok kepada umatnya.” Terang Irvan yang juga Koodinator KAHMI Kota Bengkulu. (12/Ak)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *