Usung 5 Program Utama, BI Laksanakan SEMESTA FEST Sumut 2025
Medan Sumut, Darahjuang.online – Bank Indonesia (BI) terus memperkuat sinergi pengembangan ekonomi keuangan syariah dan digitalisasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Sumatera Utara. Melalui penyelenggaraan kegiatan Road to Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) Sumatera Utara dan Road to Festival Ekonomi Keuangan Digital (FEKDI) yang selanjutnya dikemas dalam sebuah event bertajuk SEMESTA FEST (Semarak Ekonomi Syariah dan Keuangan Digital Festival) Sumatera Utara Tahun 2025.
Semesta Fest 2025 mengusung 3 (tiga) agenda utama, yaitu Sharia Forum yang berisi seminar, sosialisasi dan edukasi terkait ekonomi syariah, keuangan digital dan pelindungan konsumen, business matching pembiayaan dan tabligh akbar; Sharia Fair, Pameran dan bazar UMKM, On Boarding QRIS UMKM Halal; serta Sharia Competition yang berisi berbagai perlombaan terkait ekonomi syariah dan digitalisasi.
Dengan 5 (lima) program utama Semesta Fest 2025 diantaranya Penyerahan Simbolis Sertifikat Rumah Potong Hewan (RPH) Tani Asli dan Anugerah Jaya Farm, Penyerahan Simbolis Sertifikat Juru Sembelih Halal (JULEHA), Penyerahan Simbolis Sertifikat Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dan Peresmian QRIS Koperasi Sekunder Bisnis Pesantren (KSBP) dan Halal Center Pesantren Darul Arafah.
Mengangkat tema “Sinergi Keuangan Syariah dan Digitalisasi Dalam Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Regional”. Tema ini digagas dengan harapan bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berdaya saing dapat dicapai melalui sinergi dan kolaborasi antara seluruh elemen sektor keuangan dengan digitalisasi yang inklusif.
Salah satu rangkaian Sharia Forum, telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2025 bertempat di Pesantren Al Kautsar Al Akbar Kota Medan dilaksanakan Opening Semesta Fest 2025 yang dihadiri oleh Gubernur Provinsi Sumatera Utara, diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Bpk. Achmad Fadly, S. Sos,. M.SP, Wali Kota Medan, Bpk. Rico Tri Putra Bayu Waas, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Bpk. Rudy Brando Hutabarat, Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Syekh K.H. Ali Akbar Marbun.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dalam sambutannya menekankan bahwa transformasi digital dalam sektor keuangan syariah menjadi kunci utama dalam mendorong inklusivitas dan aksesibilitas layanan keuangan bagi masyarakat.
Penguatan digitalisasi pada sektor keuangan syariah tentunya akan memberikan kemudahan akses bagi Masyarakat untuk terjun secara langsung dalam ekosistem keuangan syariah, seperti zakat, infak, sedekah, wakaf, dll, ungkap Rico.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara. Rudy Brando Hutabarat, menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi syariah tidak saja mampu mendorong perekonomian Indonesia, namun juga dapat menjadi ekonomi lebih stabil (karena menjauhkan dari unsur spekulasi) dan terpenting dapat mendorong kesejateraan umat dengan lebih baik.
Hal tersebut bukanlah angan-angan, kalau kita belajar dari Kesultanan Deli sebagai salah satu kerajaan Islam yang bersejarah, Kesultanan Deli telah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai syariah dalam sistem ekonominya, ungkapnya.
Hal tersebut menjadikan Kesultanan Deli menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang pesat dan menjadi pusat ekonomi Islam di Sumatera Utara pada masanya.

Semesta Fest 2025, selama Ramadhan juga akan dilaksanakan kegiatan bazar UMKM yang bertempat di Plaza Medan Fair, Parkiran Kolam Renang Selayang, Lapangan Merdeka Kota Tebing Tinggi, Istana Maimun, Masjid Raya Kota Medan, Taman Warna-Warna Martubung, Riva Pak, Deli Park Mall Kota Medan. (Rls/22)


















