Alaku
Alaku
Alaku Alaku

22 Tahun CPWCC Telah Layani 2.218 Kasus Perempuan dan Anak di Bengkulu

Bengkulu, Darah Juang Online — Cahaya Perempuan WCC yang berdiri pada tanggal 25 November yang bertepatan dengan dimulainya 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan (HAKTP). Pada hari Jumat (10/12/21) adakan Perayaan HUT Ke 22 Tahun CPWCC bertempat di Balai Semarak Bengkulu.

CPWCC dalam rilisnya menyampaikan tepat diusia 22 tahun telah memberikan layanan bagi 2.218 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Bengkulu.

Alaku

Kasus tersebut meliputi kekerasan terhadap istri (KTI), incest, pelecehan seksual, percobaan pencabulab, pencabulan, percobaan perkosaan, perkosaan, kekerasan dalam pacaran, perdagangan orang, sodomi dan kekerasan terhadap anak.

Atas hal tersebut WPWCC merasa sangat prihatin atas upaya advokasi baik di tingkat nasional yang lambat untuk proses legislasi RUU Tindakan Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang harapanya menjadi jaminan perlindungan bagi perempuan korban kekerasan seksual. Belum lagi dalam RUU TPKS ketika dianalisis aturan mengenai kekerasan seksual, hak korban, tindak pidana, pemidanaan, hukum acara dan pencegahan masih sangat lemah.

Di momen HUT ini, CPWCC juga menyampaikan, telah layani pendampingan hukum persidangan di Pengadilan Agama Kota Bengkulu bagi 114 kekerasan terhadap istri (KTI).

Dalam upaya pencegahan, telah dilakukan penyuluhan hukum kepada 788 dan Pemberdayaan masyarakat kepada 312 orang perempuan serta laki-lakimuda dan dewasa terutama berada di 15 Desa/ Kelurahan dampingan CPWCC, serta desa Lunjuk dan Talang Prapat Kabupaten Seluma dan Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu.

Dengan Tema Berjuang Untuk Pemenuhan dan Perlindungan Hak-Hak Perempuan Koran Kekerasan Berbasis Gender, kegiatan ini dapat berjalan sukses.

Berikut beberapa harapan CPWCC Kedepan diantaranya, hapus segala bentuk pelanggaran HKSR Perempuan, terutama kekerasan seksual. DPR RI dan Presiden Indonesia untuk segera mengesahkan dan menetapkan RUU TPKS untuk penghapusan kekerasan seksual terhadap perempuan.

Narahubung Tini Rahayu selaku Direktur Eksekutif Cahaya Perempuan WCC. (12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *