BANJAR, Darahjuang.online – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru menggelar kegiatan safari Ramadan dengan mengunjungi Pondok Pesantren Rumah Qur’an Martapura, Kabupaten Banjar, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan edukasi bahaya narkoba kepada para santri serta buka puasa bersama anak-anak panti asuhan.
Kepala BNN Kota Banjarbaru, AKBP Arif Wahyu Bibitharta, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program safari Ramadan BNN yang tahun ini difokuskan ke sejumlah pondok pesantren.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada para santri terkait bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Di tahun ini kami bersafari Ramadan dengan fokus ke pondok pesantren. Kami memberikan edukasi dan informasi kepada para santri tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, dengan harapan para santri tidak terjerumus menggunakan narkoba,” terangnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan berbagi kepada anak panti asuhan, buka puasa bersama, serta salat Magrib berjamaah sebagai bentuk mempererat silaturahmi antara BNN dan lingkungan pesantren.
“Harapannya terjalin sinergi yang baik antara BNN Kota Banjarbaru dengan pondok pesantren, sehingga pesantren dapat mendukung program BNN dalam mewujudkan pesantren bersinar, yaitu pesantren yang bersih dari narkoba,” imbuhnya.
Dirinya juga menyebutkan, pada tahun 2026 pihaknya menargetkan tiga pondok pesantren sebagai percontohan program Pesantren Bersinar atau Bersih dari Narkoba. Ke depan, BNN Kota Banjarbaru berencana menambah jumlah pesantren yang mendapatkan edukasi dan sosialisasi serupa.
Sementara itu, Pengurus Yayasan Rumah Qur’an Martapura, Ustadz Taufiq Maulana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNN Kota Banjarbaru yang telah memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada para santri.
“Kami dari keluarga besar Yayasan Rumah Qur’an mengucapkan terima kasih kepada Kepala BNN Kota Banjarbaru yang telah berkenan hadir memberikan sosialisasi kepada para santri di bulan suci Ramadan ini,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut para santri tidak hanya menjadi generasi Qurani, tetapi juga menjadi generasi yang terbebas dari bahaya narkoba.
“Harapan kami ke depan, santri di sini bukan hanya menjadi generasi Qurani, tetapi juga generasi yang bebas dari bahaya narkoba. Sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat karena kondisi lingkungan saat ini cukup mengkhawatirkan,” harapnya.
Menurutnya, pondok pesantren merupakan salah satu benteng terakhir dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif, termasuk ancaman narkoba. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi dari BNN dinilai sangat penting untuk memperkuat pemahaman para santri.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar para santri memiliki pemahaman yang kuat dan dapat menjadi generasi yang benar-benar bersih dari narkoba,” pungkasnya.(14).
BNN Kota Banjarbaru Safari Ramadan ke Pesantren, Edukasi Bahaya Narkoba untuk Santri

















