Medan, Darah Juang Online – Jumlah jamaah Calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Langkat yang tergabung pada Kloter 12 sebanyak 359 orang bersama dengan petugas Kloter.
Calon haji (Calhaj) Klompok Terbang (Kloter) 12 telah Berduka satu orang Calhaj batal berangkat karena wafat atas nama Habibah Saleh umur (59) Tahun Nomor Manifest O69 beralamat di dusun I Klambir V Kabupaten Deli Serdang, wafat Minggu (04/06/23) sekitar p ukul 14.00 wib di ruang Kantin Bir Ali hendak mau makan tertunduk dan terjatuh menurut sumber dari saksi mata yang ada di ruangan kantin Asrama haji tersebut.
Pada pelepasan calon haji Kloter 12 Kemenag Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi Nasution,MA Menjelaskan kepada tamu Allah yang hendak berangkat sore ini, mengingatkan jaga kesehatan dan kekompakan jangan sombong rendahkan diri.
Bapak dan Ibu termasuk orang yang beruntung menjadi tamu Allah berangkat pada sore hari ini menuju Tanah suci, semoga sehat dan selamat di perjalanan begitu juga sehat dan selamat kembali ke tanah air. Menjadi haji yang mabrur, harapnya.
Ahmad Qosbi menjelaskan kepada jamaah Calhaj Kloter 12 bahwa kita berduka dengan wafatnya keluarga kita calhaj yang bernama Habibah Binti Saleh wafat pada sore ini, mari kita do’akan beliau.
“Mari kita bersama mendoakan beliau agar diampuni Allah semua kesalahan dan kehilafan di dunia ini, segala amal dan ibadahnya diterima Allah menjadi penghuni surga, “dan Ahmad Qosbi meneteskan air matanya.
Pembacaan sari Talbiyah yang disampaikan Erita Nuraini Nasution, menusuk dihati jamaah dengan suaranya yang merdu membuat para calhaj terharu. “Rasulullah telah tiada ber’abad lamanya.
Ingin bersua tapi tiada daya dan upaya, “kata Erita para seluruh calhaj tertunduk terharu mendengarkan dan menghapuskan air mata.
Kepada wartawan Ahmad Qosbi menjelaskan, almarhum Habibah Binti Saleh.Telah diserahkan kepada keluarganya dua orang petugas haji turut menghantarkannya ke Tanjung Pura, segala hak-haknya diserahkan semuanya, tidak ada yang tinggal.
Armarhum ini semula ibunya yang hendak menunaikan haji pada tahun 2020 karena ibunya meninggal dunia dilimpahkan gantikan porsinya kepada anaknya Habibah Binti Saleh.
Rupanya pada sore tadi ini Allah berkehendak beliau pun wafat juga, ujarnya.
Ibunda dari Habibah ini tinggalnya di Langkat, karena Ibunya meninggal diuruslah pelimpahan porsinya kepada anaknya Habibah Binti Saleh yang tinggal di Tanjung Pura. Karena ibu Habibah tinggal di Langkat tentu Habibah berangkat dari Langkat, jelas Ahmad Qosbi.
Ditanya wartawan kenapa tadi bapak meneteskan air matanya.
Menurut Ahmad Qosbi merasa ke dirinya turut mengalami musibah tersebut. Karena baru tahun ini menjabat Ketua Penyelenggara ibadah haji di Sumatra Utara, bagi diriku merasa sedih dan iba, semoga beliau diterima Allah amal ibadahnya, pintanya menjawab wartawan.

















