Banjarbaru, Darahjuang.online – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Progres Realisasi Fisik dan Keuangan (RFK) sekaligus Penyusunan Dokumen Manajemen Risiko Renstra Diskominfo sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Kalsel, H. Muhidin, pada rapat sebelumnya tanggal 21 November 2025.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural serta staf administrasi.
Dalam arahannya, Muslim menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program dan kegiatan yang masih tersisa menjelang akhir tahun anggaran.
“Kegiatan-kegiatan yang tersisa diminta untuk dipetakan, dijadwalkan, dan dipercepat pelaksanaannya dalam waktu yang tersedia,” ujarnya, Senin (24/11/2025).
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya mitigasi risiko pada setiap program dan kegiatan, baik di tingkat kepala bidang, kepala seksi, maupun kepala subbagian.
“Mitigasi risiko diperlukan agar potensi permasalahan dapat diantisipasi sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan secara aman, cepat, transparan, dan kinerja dapat terus ditingkatkan,” tegasnya.
Muslim turut meminta seluruh pejabat untuk memperkuat perencanaan tahun 2026. Meski anggaran tahun depan diperkirakan mengalami efisiensi, ia menegaskan komitmen bahwa kinerja harus tetap berjalan optimal.
“Sejalan dengan arahan Bapak Gubernur, setiap rupiah yang dikeluarkan harus memiliki nilai kinerja. Pada Triwulan I Tahun 2026, kita menargetkan capaian kinerja dan realisasi sesuai target. Seluruh kegiatan harus terlaksana agar serapan anggaran meningkat,” pungkasnya.(14)
Diskominfo Kalsel Bahas Percepatan RFK dan Penyusunan Dokumen Manajemen Risiko
















