Bengkulu, Darah Juang Online – Perayaan Festival Tabut 2023 yang dinilai berjalan lancar, Panitia Asosiasi Seniman Bengkulu-ASB justru merasa kecewa terhadap proses penyelenggaraan Festival Tabut ditahun ini.
Asosiasi Seniman Bengkulu sebagai Panitia Pelaksana Lomba dan Pagelaran Pentas Seni dan Budaya Festival Tabut 2023 menduga adanya indikasi korupsi suap, gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang jabatan dalam mengelola lapak/booth baazar pameran pada event festival tabut 2023 tahun ini.
Feri Vandalis selaku Ketua Pelaksana Acara Lomba dan Pagelaran Pentas Seni
Festival Tabut 2023, menyampaikan, “Anggaran untuk hadiah, uang pembinaan serta uang juri belum ada sampai saat ini. Sedangkan perlombaan dan pagelaran pentas seni sudah berakhir dari tanggal 19-25 juli 2023,” Ungkapnya. Kamis (27/7/23)
Feri juga menambahkan, “Kami dari panitia juga mengikuti rapat untuk membahas skema layout yang sudah di bicarakan bersama dengan bidang teknis OPD dinas pariwisata Provinsi Bengkulu dan pihak KKT Bencoolen, perbankan, sponsor dan dinas lainnya. Tidak seperti saat ini berantakan dan seperti kumuh.” Tuturnya.
Feri juga menyayangkan dalam rilisnya, “Kalau di layout serta design yang sudah di bahas bersama sebelum acara di mulai, tidak ada namanya pasar malam di lokasi lapangan merdeka. Tapi, fakta kenyataannya saat ini. Di lapangan merdeka masih juga tetap ada pasar malam. Padahal sebelum acara di mulai, titik pasar malam di wilayah Benteng Malborough atau seputaran Tapak Paderi. Bukan di lapangan merdeka lokasi festival tabut 2023 saat ini. Kalau kita melihat langsung kondisi di lapangan saat ini, sangat berantakan seperti pasar malam di pindahkan dan ketidakkonsistensinya dari pihak pengelola bazar/stand pameran ataupun dari pihak bidang teknis opd dinas parwisata provinsi Bengkulu.” Kesalnya.
Selain itu, tidak adanya pihak-pihak penanggung jawab bidang teknis yang ikut membantu dilapangan, sebagaimana telah ditetapkan melalui SK GUBERNUR Nomor E.248.DISPAR.TAHUN 2023 tentang PETUNJUK TEKNIS MANAJEMEN TATA KELOLA PENYELENGGARAAN FESTIVAL TABUT DI PROVINSI BENGKULU.
“Kami meminta untuk segera pihak Aparat Penegak Hukum/APH dan Otoritas Jasa Keuangan Perwakilan Provinsi Bengkulu. untuk segera memeriksa dan mengaudit keseluruhan pendanaan festival tabut tahun 2023 ini,” tutup Feri. (01)

















