Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Gubsu Apresiasi dan Dukung PKB Pujakesuma ikut mensukseskan Program SEHATI Kemenag

Medan, Darah Juang Online – Dalam peringatan 43 Tahun PKB Pujakesuma di Aula Tengku Rizal Nurdin, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, melalui perwakilannya, Kabiro Pengadaan Barang dan Jasa, Ir. Mulyono, M.Si mengapresiasi PKB Pujakesuma atas peran pentingnya dalam mensosialisasikan dan mensukseskan program Sehati Kemenag, yaitu program penerbitan sertifikat halal gratis untuk para pelaku usaha UMK. 

Gubernur Edy Rahmayadi juga menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) RI yang memberikan sertifikasi halal secara gratis kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK) di Sumut.

Alaku

Beliau menyadari bahwa pelaku UMKM sebenarnya sadar dan sangat berkeinginan agar produk mereka memiliki sertifikat halal, namun sering kali terhambat oleh masalah akses informasi, teknis pendaftaran, maupun biaya yang dikhawatirkan akan dikeluarkan.

Sebagaimana kebutuhan aspek legal usaha lainnya. Oleh karena itu, Gubernur menilai pentingnya dukungan berbagai pihak untuk memastikan UMKM mendapatkan sertifikat halal gratis ini. 

Hal ini akan mendukung target dari Indonesia untuk menjadi pusat produsen produk halal dunia pada Tahun 2024.

Gubernur juga mencatat bahwa masyarakat Jawa memiliki andil besar di Sumut, terlihat di Kota Medan saja misalnya yang mencapai hampir 40 persen dari populasi penduduk kota ini, demikian pula secara umum di Sumut yang mencapai 37%. 

“Ini adalah potensi yang signifikan dalam mengembangkan Sumut, terutama melalui UMKM. Oleh karena itu, Pujakesuma diharapkan menjadi penghubung antara Pemerintah Provinsi Sumut atau Pemerintah Kab/Kota se-Sumut dan masyarakat untuk mendukung program-program pembangunan, termasuk program peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kwalitas pendidikan warga Pujakesuma di era teknologi dan globalisasi saat ini,” harap Gubenur.

Terkait ini, Pujakesuma diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga harmoni di Sumatera Utara secara berkelanjutan. Selain itu, Pujakesuma diharapkan mampu memainkan peran yang signifikan dalam mempromosikan keberagaman serta bekerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat untuk membangun daerah ini, termasuk misalnya dalam mensukseskan program Sehati yang diluncurkan Kemenag ini. 

Gubernur Edy Rahmayadi mengajak semua pihak untuk bersatu dalam memajukan Sumut  menuju masa depan yang multikultural, kompetitif, humanis, sejahtera, dan religius. 

“Pemprov Sumut sangat mengandalkan dukungan dari masyarakat, terutama dari pengurus dan anggota PW PKB Pujakesuma Sumut, serta seluruh PD Kab/Kota Pujakesuma se-Sumut dalam mewujudkan visi ini,” kata Gubenur Sumut.

Sebelum memberikan sambutan, perwakilan Gubernur Sumut menerima secara simbolis berkas NIB dan Sertifikat Halal pelaku usaha UMK yang sosialisasinya telah dibantu oleh Pujakesuma bekerjasama dengan LP3H Robbani di bawah payung BPJPH Kemenag RI. 

Serah Terima ini disampaikan oleh Agung Sugiri SIP sebagai salah satu pendamping PPH dari LP3H Robbani di Sumut yang juga merupakan pengurus pimpinan pusat PKB Pujakesuma. 

Selanjutnya, sebanyak 2 ribu lebih berkas NIB dan Sertifikat halal yang telah diterbitkan melalui LP3H Robbani ini kemudian diserahkan ke para pendamping PPH dari berbagai Kab/Kota di Sumut untuk selanjutnya akan diteruskan ke para Pelaku Usaha UMK yang telah dibantu pendaftaran/pengajuannya.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dalam rangka syukuran HUT Pujakesuma yang ke 43 Tahun oleh Mulyono, Ketua PW PKB Pujakesuma dan Ketua PW Wanita Pujakesuma Sumut, serta para Ketua PD Pujakesuma Kab/Kota bersama dengan para Pendamping PPH Yayasan Sosial Pendidikan dan Dakwah Islam Robbani yang juga hadir dalam acara Peringatan 43 Tahun Pujakesuma ini. 

Agung Sugiri yang juga merupakan pengurus Pimpinan Pusat PKB Pujakesuma  menjelaskan bahwa selain lebih dari 2 ribuan Sertifikat Halal yang terbit, masih ada 7 ribuan lagi yang sedang menunggu proses di Komite Fatwa BPJPH Kemenag dan mudah-mudahan akan juga segera menyusul diterbitkan sesuai harapan. 

Ia menghimbau agar para pelaku usaha UMK di Sumut bisa semaksimal mungkin memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan Sertifikat Halal Gratis melalui Program SEHATI Kemenag tahun 2023 ini, yang walaupun dengan kuota terbatas mudah-mudahan masih akan berlanjut hingga akhir tahun 2024 mendatang. 

Terkait ini, Pujakesuma dan LP3H Robbani berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha UMK di seluruh Indonesia untuk dapat melengkapi berbagai kebutuhan aspek legal usaha seperti NIB dan Sertifikat Halal menuju. 

“UMKM naik kelas” sekaligus membantu terwujudnya Indonesia  menjadi Pusat Produsen Produk Halal Dunia ke depan,” tutupnya.

Penulis: 03/ril

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *