SURABAYA, Darahjuang.online – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menemui dan mendengarkan orasi tuntutan perwakilan buruh Aksi May Day 2026, Khofifah menyapa massa aksi di depan Kantor Gubernur Jalan Pahlawan Jum’at (1/5/2026) pukul 16.00 wib. Dalam sambutannya, ia menegaskan akan mengawal beberapa hal untuk kesejahteraan buruh di Jatim, salah satunya terkait Perda Pesangon.
“Tadi Pak Jazuli menyampaikan ada kesepakatan yang sudah kita tandatangani bersama, perwakilan buruh-buruh juga sudah menandatangani bahwa bersama-sama kita akan mengawal Perda Pesangon supaya segera kita bahas bersama DPRD Provinsi Jawa Timur,” ujar Gubernur Khofifah.
Selain itu, Gubernur Jawa Timur juga akan merancang program untuk memberikan insentif dalam rangka May Day berupa keringanan pajak kendaraan bermotor roda 2.
“Saya ingin menyampaikan apa yang sebetulnya bisa menjadi penguat untuk PKB dan BBNKB. Dari kendaraan bermotor panjenengan, kita sudah diskusikan untuk dilakukan pemotongan 20%. Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban panjenengan semua,” tuturnya.
Ia turut memastikan terkair kelancaran proses SPMB Tingkat SMA/SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 melalui jalur afirmasi bagi anak anggota Serikat Pekerja/Serikat Buruh di Provinsi Jawa Timur.
“Untuk putra-putri panjenengan ponakan-ponakan yang dari keluarga buruh bahwa seluruh anak-anak buruh di negeri ini termasuk Jawa Timur mudah-mudahan bisa melanjutkan kuliah, bisa menjadi dokter, bisa menjadi pengusaha besar,” ungkapnya.
Selain itu, ada beberapa poin lain yang menjadi hasil pembahasan aksi May Day 2026. Usai menyapa para buruh dan meyampaikan beberapa poin tersebut, ada pula prosesi pemotongan tumpeng secara simbolis dalam peringatan Hari Buruh tahun ini.
Para buruh pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas atensi dari Pemerintah Provinsi Jatim.
“Perda jaminan pesangon yang sudah kita minta dan kita harap selesai beberapa tahun lalu dalam tahun ini juga disepakati untuk dibahas dan diselesaikan,” kata Jazuli, Ketua FSPMI Jatim.
Usai aspirasinya diterima, para buruh mulai membubarkan diri dari depan Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan sekitar pukul 17.00 WIB. detikers dapat mewaspadai potensi kepadatan arus lalu lintas usai aksi May Day 2026. (09)


















