Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Ikawangi Dewata Siapkan 9 Armada Bus dan 2 Truck Mudik Gratis

DENPASAR, Darahjuang.online — Pemkab Banyuwangi melalui Paguyuban Ikawangi Dewata Bali menyiapkan armada mudik gratis untuk rute Denpasar-Banyuwangi pada libur Idul Fitri 1444 Hijriah mendatang.

Mudik gratis dari Denpasar ke Banyuwangi ini rencananya dilaksanakan pada Rabu (19/3/2023) atau H-3 Lebaran.

Alaku

“Tahun ini rencana dari Pemkab Banyuwangi menyediakan mudik gratis, informasi yang saya terima sementara disediakan sembilan bus untuk mengangkut orang dan dua truk mengangkut motor,” kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Bali Nyoman Sunarya, Jumat, (31/3/2023).

Sunarya juga mengatakan kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi terkait mudik gratis sudah terlaksana juga di tahun sebelumnya, di mana umumnya titik keberangkatan akan difokuskan dari sisi Timur Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.

Terkait pengajuan lainnya, pejabat Dishub Bali itu mengatakan masih belum ada, namun umumnya pemerintah kabupaten/kota dan perusahaan swasta kerap mengadakan, kemudian laporannya masuk selambat-lambatnya satu pekan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Nyoman Sunarya mengakui bahwa minat masyarakat Bali untuk mudik Lebaran tahun 2023 akan melonjak jika dibandingkan tahun sebelumnya, lantaran saat ini tak ada lagi pembatasan.

Bahkan, kata dia, berdasarkan survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhub diprediksi secara nasional di atas 100 juta orang akan melakukan mobilitas sepanjang libur Lebaran, mulai dari mudik hingga berwisata.

Namun, tak dapat dipungkiri bahwa Pemprov Bali sendiri tidak mengadakan mudik gratis, karena selama ini di Pulau Dewata hanya memanfaatkan bantuan penyelenggaraan dari pemerintah kabupaten/kota, paguyuban, dan instansi swasta.

Sementara itu, Dishub Bali tetap melakukan antisipasi terhadap angkutan-angkutan mudik seperti dengan proses ramp check atau inspeksi keselamatan terhadap kendaraan yang telah dilaksanakan secara berkala sejak Februari 2023 lalu.

“Kemudian kami menyiapkan posko untuk menghimpun data harian ketika keluar-masuk Bali, kemudian melakukan pengawasan untuk angkutan logistik karena harus dijamin, kemudian akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk kelancaran dan penebalan anggota,” kata Sunarya.

“Nantinya, mudik dari Bali diprediksi akan memasuki puncaknya dari tanggal (19/4/2023), khususnya untuk pemudik yang akan berangkat ke kawasan luar Jawa Timur, sementara untuk yang berangkat secara pribadi ke daerah Jawa Timur diperkirakan akan membludak pada pada H-2,” pungkasnya. (13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *