Kalsel, Darahjuang.online – Kompol Cosmas Kaju Gae, beberapa waktu menjadi sorotan, karena dirinya menjadi tersangka kejadian mobil Trantis melindas ojol Affan Kurniawan hingga meninggal dunia dengan 7 anggota di dalam mobil tersebut, salah satu adalah Kompol Cosmas.
Setelah kejadian tersebut, pria kelahiran 1975 yang berasal dari Kampung Laja, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, menjalani sidang kode etik, di berhentikan secara tidak hormat, hinga di jatuhi sanksi berupa penempatan khusus (Patsus) di Divpropam Polri.
Dengan putusan persidangan Kode Etik, muncul petisi Penandatangan penolakan pemberhentian Kompol Cosmas. Tak sampai satu hari petisi sudah di tanda tangani sekitar 167.000 orang.
Kompol Cosmas memiliki jejak rekam yang mentereng di kesatuan Korps Bhayangkara.
Cosmas pernah ditugaskan di daerah operasi yang sangat rawan. Di antaranya, Pasukan Garuda di Lebanon, Operasi Seroja di Timor-Timur sebelum merdeka. Kemudian, ditugaskan di Papua untuk menumpas Tentara Nasional Papua Barat (TNPB).
Sosok Kompol Cosmas Kaju Gae dikenang sebagai perwira polisi yang telah lama mengabdikan diri demi keamanan bangsa di berbagai penjuru tanah air dengan jejak rekam penuh dengan dedikasi dan keberanian.
Dalam perjalanan tugasnya, Kompol Cosmas pernah tertembak di bahu kiri saat menjalankan operasi keamanan di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Peristiwa itu menjadi bukti nyata pengorbanannya, ketika darahnya tertetes demi menjaga kedaulatan Ibu Pertiwi.
Kompol Cosmas Kaju Gae selama masa tugasnya telah banyak berkarya untuk bangsa dan negara. Tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga untuk institusi Polri sendiri. Pengorbanannya adalah teladan.
Pengabdian Cosmas tidak berhenti di satu daerah. Ia pernah bertugas di Aceh, Timor Leste, hingga Papua, wilayah-wilayah yang penuh dengan tantangan. Setiap penugasan dijalaninya dengan semangat pengabdian yang tinggi.
Tak hanya di dalam negeri, kiprah Kompol Cosmas juga menembus kancah internasional. Ia dipercaya menjadi bagian dari Pasukan Garuda yang ditugaskan ke Lebanon dalam misi perdamaian dunia.
Jejak perjuangannya menjadi bukti bahwa sosok Cosmas adalah perwira yang mengabdikan hidupnya untuk keamanan dan kedamaian untuk negeri.
Tegakkan terus, jangan kau tundukan kepalamu, kuat dan besarkan jiwa mu, Hanya sebuah keputusan menyakitkan, saat ini jatuh bukan sebuah rencana yang kau inginkan.(14).
Jejak Perjuangan Kompol Cosmas: Darah dan Pengabdian untuk Negeri

















