Banjarbaru, Darahjuang.online – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita pemerintah, Polsek Banjarbaru Utara Polres Banjarbaru melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil dan pengukuran unsur hara tanah di lahan pertanian milik Kelompok Tani Makmur Subur, Jalan Seledri RT 22 RW 05, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (11/05/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjarbaru Utara AKP Yuwono dan dihadiri sejumlah pihak terkait, di antaranya Kepala DKP3 Kota Banjarbaru Yazid, Kepala BPP BPS DKP3 Kota Banjarbaru Ichnaton, personel Polsek Banjarbaru Utara, petugas penyuluh pertanian lapangan, petugas DKP3, Kementerian Pertanian Kota Banjarbaru, serta Kelompok Tani Makmur Subur.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman jagung pipil di atas lahan seluas tiga hektare atau sekitar 30 ribu meter persegi. Penanaman menggunakan bibit jagung hibrida jenis RK 457 dengan metode tanam modern menggunakan alat Corn Seeder guna mempercepat dan mempermudah proses penanaman.
Selain penanaman jagung, petugas juga melakukan pengukuran unsur hara tanah menggunakan alat Rapid Soil Check atau RSC. Pengukuran dilakukan untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah sehingga hasil pertanian yang diperoleh nantinya dapat lebih maksimal.
Kapolsek Banjarbaru Utara AKP Yuwono mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita pemerintah.
“Kegiatan penanaman jagung pipil ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita pemerintah. Kami bersama dinas terkait dan kelompok tani berupaya memaksimalkan pemanfaatan lahan produktif agar dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dinas pertanian dan masyarakat sangat penting dalam mendukung peningkatan produksi pertanian di Kota Banjarbaru.
“Kami berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga program ketahanan pangan di wilayah Banjarbaru Utara dapat berjalan optimal dan mendukung peningkatan kesejahteraan para petani,” imbuhnya.
Ia juga menambahkan penggunaan teknologi pertanian seperti Corn Seeder dan alat pengukur unsur hara menjadi langkah modernisasi pertanian agar proses tanam lebih efektif serta mampu meningkatkan kualitas hasil panen jagung.
Sementara itu, pihak DKP3 Kota Banjarbaru bersama petugas penyuluh pertanian turut memberikan pendampingan teknis kepada kelompok tani terkait metode penanaman dan pengelolaan lahan pertanian yang baik dan tepat.(14).

















