Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

Kopi Batara di Sungai Ulin Bahas Karhutla hingga Modus Penipuan KTP Digital

Banjarbaru, Darahjuang.online – Upaya menjaga keamanan lingkungan sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu pembahasan dalam kegiatan Kopi Batara yang digelar Polsek Banjarbaru Utara bersama masyarakat Kelurahan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru, Sabtu (12/9/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah RT 16 dan RT 17 itu juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka, mulai dari keamanan hingga adanya dugaan penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah.

Alaku

Kapolsek Banjarbaru Utara AKP Yuwono mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihaknya memberikan sosialisasi kepada warga agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Warga bersama ketua RT juga diminta mengetahui keberadaan serta kepemilikan lahan kosong di wilayah masing-masing.

“Pak RT dan warga untuk mendata lahan-lahan yang kosong milik siapa, sehingga jikalau terjadi kebakaran bisa mudah kita melakukan penyelidikan,” terangnya.

Selain itu, kepolisian memasang Maklumat Kapolda Kalsel di masing-masing poskamling. Menurut Yuwono, pemasangan maklumat tersebut bertujuan agar masyarakat mengetahui imbauan dan larangan yang berkaitan dengan pencegahan karhutla.

Dirinya menyebut, masyarakat juga menyampaikan sejumlah keluhan dalam forum tersebut. Di antaranya berkaitan dengan keamanan lingkungan dan persoalan rumah kos.

“Yang keluhannya tadi termasuk keamanan lingkungan, kemudian termasuk pos-kosan,” katanya.

Persoalan lain yang mendapat perhatian adalah dugaan penipuan dengan modus mengatasnamakan instansi pemerintah. Dirinya juga meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang sumbernya tidak jelas.

“Kita tindak lanjuti laporan tersebut hingga kita berikan edukasi. Karena itu merupakan salah satu penipuan, sehingga masyarakat agar berhati-hati, info-info yang tidak jelas supaya tidak ditanggapi,” tegasnya.

Camat Banjarbaru Utara Taufik Purwanto turut mengingatkan masyarakat mengenai modus penipuan yang mengatasnamakan Kecamatan Banjarbaru Utara, khususnya terkait pembaruan KTP digital.

Ia menegaskan, pihak kecamatan tidak memiliki program pembaruan KTP digital melalui sambungan telepon kepada masyarakat.

“Ulun menghimbau apabila ada yang menelepon pian terkait update KTP digital mengatasnamakan dari Kecamatan Banjarbaru Utara, kami sampaikan bahwa itu pasti penipuan. Tidak ada namanya update KTP digital. Kecamatan hanya menangani perekaman KTP saja,” lanjutnya.

Selain persoalan penipuan, Taufik juga menyoroti keberadaan lahan tidur di wilayah Banjarbaru Utara. Pemilik tanah diingatkan untuk menjaga dan memelihara lahannya, termasuk memasang patok batas tanah guna mencegah persoalan pertanahan maupun potensi karhutla.

“Untuk mengantisipasi karhutla maupun dampak-dampak tumpang tindih tanah, kami menghimbau kepada pemilik tanah yang memiliki tanah di wilayah Kecamatan Banjarbaru Utara agar segera melakukan pemanfaatan tanahnya, terutama yang lahan tidur, agar berfungsi dengan baik dan tidak menjadi penyebab karhutla di wilayah kita,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dayak Kaluarga Borneo (DKB), Salam, mengapresiasi pelaksanaan Kopi Batara. Menurutnya, forum tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan keluhan secara langsung kepada kepolisian sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga.

Ia menilai kegiatan tersebut juga penting untuk menjaga persatuan masyarakat Banjarbaru yang memiliki latar belakang suku dan kelompok yang beragam.

“Intinya kita sebagai Ketua Umum FKMB, yang kebetulan kita berdomisili di Banjarbaru juga, apresiasi dengan Kopi Batara. Tanggapannya sangat bagus dan untuk mempersatukan, karena Banjarbaru ini heterogen, bermacam-macam suku ada di sini,” ungkap Salam.

Salam berharap Kopi Batara dapat terus berjalan meski nantinya terjadi pergantian pimpinan di Polsek Banjarbaru Utara. Ia berharap program yang sudah mendapat respons positif dari masyarakat tersebut tetap dilanjutkan oleh pejabat yang menggantikan Yuwono.

“Semoga misal pun kemudian Pak Kapolsek bergeser, mudah-mudahan yang menggantikan beliau bisa melanjutkan apa yang sudah berjalan,” pungkasnya.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *