Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

Layanan Terhadap Jemaah Haji Lebih Baik dari Tahun Lalu

Mina, Darahjuang.online – Layanan terhadap jemaah haji menurut Ahmad Gusmar Harahap, salah satu jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 04 KNO memberikan apresiasi pelayanan dari pemerintah melalui Kementerian Agama kepada jemaah haji tahun ini, karena pelayanannya lebih baik dibanding tahun lalu, ungkap Gusmar.

 

Alaku

Head Regional 1 PTPN 4 Medan tersebut saat diwawancarai, Sabtu (16/6/2024) mengatakan sangat puas dan takjub dengan pelayanan petugas haji mulai dari Embarkasi Medan sampai mendarat di King Abdul Aziz Jeddah melalui proses imigrasi, layanan selama Armuzna hingga sajian makanan yang menurutnya selalu enak.

 

Ia menyampaikan jadwal yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi juga berjalan sesuai dengan yang direncanakan, seperti jadwal melontar jumroh yang berjalan dengan tertib dan lancar serta jemaah haji khususnya jemaah haji Indonesia mematuhi jadwal tersebut.

 

Terkait dengan menu makanan, Ahmad Gusmar mengaku puas dengan makanan katering yang di konsumsi setiap hari. “Saya menilai pelayanan selama ini sudah sangat bagus. Makanan masih dalam keadaan hangat dan rasanya sesuai lidah. Menu dan rasa makanan yang disajikan telah sesuai dengan selera khas Nusantara,” ungkapnya.

 

Ahmad Gusmar merasa sangat puas atas pelayanan haji tahun ini. Ia merasa layanan haji tahun ini lebih baik dari tahun lalu dan semoga tahun lalu pelayanan kepada jemaah haji jauh lebih baik lagi.

 

Ia menambahkan, terkait adanya jemaah haji Indonesia yang melaksanakan haji dengan visa non-haji, termasuk visa ziarah dan umrah, Ia sangat menyayangkan hal tersebut.

 

“Komitmen pemerintah Arab Saudi sangat tegas menindak hal tersebut. Jemaah yang tidak memiliki visa haji tidak akan bisa masuk ke Arafah. Jemaah akan diperiksa saat akan memasuki bus menuju Arafah, setelah jemaah masuk bus akan disegel dan akan dibuka saat tiba di Arafah,” jelasnya.

 

Kartu pintar atau smart card ini diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi dan wajib selalu dibawa oleh jemaah saat menjalankan rangkaian ibadah haji.

 

Kegunaan kartu Nusuk juga untuk mencegah masuknya jemaah yang memakai visa non-haji ke Tanah Suci. Hanya jemaah dengan visa haji yang diterbitkan resmi oleh Pemerintah Arab Saudi saja yang dapat melakukan ibadah haji. (Rls/22)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *