Batusangkar, Darah Juang Online — Musyawah Masyarakat Desa (MMD) guna membahas tentang hasil Survei Mawas Diri (SMD) dan dan mencari pemecahan masalah kesehatan serata lamhkah-langkah kegiatan yang disesuaikan pengembangan Desa/Nagari dan Nagari Siaga Aktif Nagari Baringin dilaksanakan Rabu (30/3) bertempat di Aula Kantor wali nagari Baringin.
Wali Nagari Baringin H.Irman Idrus pada kesempatan tersebut menyatakan. Kegiatan ini difasilitasi oleh UPT Puskesmas Lima Kaum I yang telah melakukan survey masalah kesehatan masyarakat nagari Baringin. Dengan adanya survei dari Puskesma Lima Kaum I ini kita akan melihat secara obyektif bagai mana tingkat kesehatan masyarakat nagari Baringin yang selama ini kita hanya meraba-raba saya. Ujar H.Irman Idrus.
Kepala UPT Puskesmas Lima Kaum I Dr.Reg Adil melaporkan pelaksanaan survey yang mana tujuannya adalah Menggambarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Lima Kaum I, sedangkan tujuan khusus adalah, pertama, Memberikan informasi tentang data-data kesehatan masyarakat diwilayah kerja Puskesmas Lima Kaum I, kedua, Menjelaskan masalah-masalah kesehatan yang terdapat diwilayah kerja Puskesmas Lima Kaumk I.
Adapun latar belakan kegiatan SMD adalah, pertama, Puskesmas merupakan pusat kesehatan masyarakat yang memebrikan pelayananan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat. Pelayanan yang diberikan ini juga dengan memperhatikan kebutan, harapan serta sdituasi masyarakat diuwilayah kerjanya. Selanjutnya, Kebutuhanan dan harapan masyarakat maupun maupun sasaran program deapat diidentifikasi melalui survey, kotak saran, maupun tatap muka dengan tokoh masyarakat. Komunikasi perlu dilakukan untuk menyampaikan informasi tentang program kepada masyarakat, kelompok masyarakat mnaupun individu yang menjadi sasaran program.
Kemudian, Survei mawas Diri (SMD) adalah suatu bentuk kegiatan pengenalan, pengumpulan dan pengkajian masyarakat kesahatan yang dilakukan oleh kader dan tokoh masyarakat setempat dibawah pengawasan Nagari Jorong dan petugas kesehatan (Petugas Puskesmas dan PWK,Bidan Desa).
Manfaat dari kegiatan SMD adalah dilaksanakaya pengumpulan data, masalah kesehatan, lingkungan dan prilaku. Kemudian Mengkaji dan menganalisis data kesehatan lingkungan dan prilaku menonjol masyarakat. Selanjutnya, Mengiventarisasi sumber daya masyarakat yang dapat mendukung upaya untuk mengatasi masalah kesehatan. Diperolehnya dukungan wali naga/wali jorong dan pemuka masyarakat dalam pelaksanaan pengerakan dan pemberdayaan masyarakat desa siaga.
Dari hasil analisis masalah prilaku dan kebiasaan keluarga. Secara keseluruhan masih rendah seperti, Kebiasaan masyarakat mencuci tangan dengan sabun, kebiasaan sarapan pagi, kebiasaan memeriksa gigi setiap 6 bulan sekali, kebiasaan melakukan PSN 1 kali seminggui dan kebiasaan olah raga teratus parsentasenya hanya kurang dari 50%
Berbanding terbalik dengan kebiasaan merokok yang menunjukan angka rata-rata diatas 50%.
Jika hal ini dibiarkan maka akan beresiko terhadap penurunan kualitas kesehatan masyarakat baik di nagari Lima Kaum maupun di Nagari Baringin, ungkap Dr.Reg Adil.
Acara Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) tersebut dihadiri oleh Ketua BPRN Baringin, Ketua KAN Baringin Ketua TP PKK Nagari Baringin,Kepala Jorong Baringin, Kepala Jorong Malana Ponco, Kepala Jorong Bukit Gombak, Kepala Jorong Jati, Kepala Jorong Belakang Pajak, Kepala Jorong Jalan Minang, Kepala Jorong Parak Jua, Kepala Jorong Pasar, Kepala Jorong Diuponegoro, Ketua LU Bundo Kanduan dan Pengurus Rumah Desa Sehat (RDS) Nagari Baringin. (30)

















