Bengkulu, Darahjuang.online — Setelah pengangkatan PPPK paruh waktu yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu pekan lalu, banyak pekerja di bagian kebersihan, khususnya penyapu jalan, mengeluhkan beban kerja yang semakin berat.
Hal ini disebabkan adanya pengurangan jumlah petugas karena sebagian tenaga kebersihan yang lolos seleksi ditempatkan di instansi pemerintah atau OPD terkait.
Selain itu juga sampai saat ini pihak terkait DLH belum ada Informasi terkait penambahan tenaga kerja yang baru.
Selain itu, sistem pengawasan dinilai kurang efektif karena pengawas lapangan berasal dari sesama petugas penyapu jalan yang juga berstatus PPPK paruh waktu.
Para petugas penyapu jalan pun berharap adanya keadilan dari pemerintah, mengingat beban dan kinerja yang mereka jalani sama, namun kondisi dan perlakuan yang diterima belum sepenuhnya seimbang.
“Dari pada pekerjaan kami semakin berat dengan lokasi tempat kami menyapu yang semakin panjang, ada baiknya para pengawas yang berstatus sama dengan kami untuk kembali lagi menjadi petugas biasa/penyapu, biarkan yang menjadi pengawas lapangan seperti dulu/pegawai sipil.” Ungkap seseorang petugas yang tidak mau di sebutkan namanya kepada awak media. Sabtu (10/1/26). (01)


















