Denpasar, Darah Juang Online – PT PLN Persero UID Bali menegaskan bahwa listrik akan tetap hidup pada saat umat Hindu di Bali merayakan Hari Raya Nyepi 2023 Tahun Baru Caka 1945. Hal ini disampaikan langsung oleh Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali, I Made Arya, Sabtu (18/3/2023).
Arya menyampaikan bahwa PLN Bali tidak mematikan aliran listrik. Tapi khusus untuk di Wilayah Nusa Penida akan dilakukan pemadaman listrik pada tanggal (22/3/2023) dari jam 08.00 – 04.00 WITA, kemudian pada tanggal (23/3/2023) akan menyala kembali seperti semula.
Arya juga menambahkan terkait beban listrik di Hari Raya Nyepi yang pastinya turun menjadi 615 megawatt. “Untuk estimasi beban di Nyepi diprediksi sekitar 615 megawatt, jadi turun sekitar 30-40 persen dari beban puncak normal,” imbuhnya.
Personel PLN sendiri akan standby di kantor, tidak ada perubahan untuk pelayanan jumlah personel. Yang mengalami perubahan hanyalah mekanisme pelayanan.
Masyarakat tetap dihimbau untuk tenang jika terjadi gangguan pelayanan bisa diinformasikan ke sarana yang ada seperti PLN New Mobil atau PLN 123. Made Arya juga menghimbau pada saat mengarak Ogoh-Ogoh agar masyarakat memerhatikan keamanan kabel-kabel listrik yang dilalui pada saat pengerupukan.
Sedangkan untuk semua provider (penyedia) jasa seluler dan IPTV (Internet Protocol Television) diminta untuk mematikan data seluler/internet selama pelaksanaan Hari Suci Nyepi, Rabu, (22/3/2023) mulai pukul 06.00 Wita sampai dengan Kamis, (23/3/2023) pukul 06.00 Wita.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana saat dikonfirmasi mengatakan pemberlakuan kebijakan ini sama seperti saat Nyepi pada Tahun 2022 lalu.
“Kan Nyepi tahun ini sama sepeti Nyepi tahun 2022 kemarin bahwasanya untuk jaringan internet IPTV mati. Namun jaringan seperti Indihome tetap hidup. Jadi kalau dirumah dan di Rumah Sakit pasti adak jaringan internet, apalagi rumah sakit bisa memanfaatkan jaringan internet itu,” jelasnya.
Pramana menekankan, bahwa bukan jaringan internet yang dinonaktifkan namun jaringan IPTV. Sehingga komunikasi tetap bisa dilakukan terutama di Rumah Sakit yang sudah pasti memiliki jaringan internet.
“Data seluler mati, wifi hidup seperti tahun lalu tapi ditempat-tempat vital hidup seperti di Rumah Sakit. Matinya jaringan IPTV sesuai seruan bersama itu mulai dari hari raya Nyepi tanggal (22/3/2023) mulainya dari jam 06.00 pagi sampai jam 06.00 besoknya (23/3/2023),” imbuhnya.
Untuk wifi yang ada dirumah tetap bisa digunakan. Dan jaringan untuk mode short message service (SMS) dan telepon tetap bisa digunakan. Sehingga jika terjadi sesuatu dan harus berkabar dengan keluarga tetap bisa berkomunikasi. (13)

















