Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Warga Desa Simpang Seluma Utara Keluhkan Jembatan Tak Kunjung Dibangun, HIMASEL Sampaikan ini.?

Warga Desa Simpang Seluma Utara Keluhkan Jembatan Tak Kunjung Dibangun, HIMASEL Sampaikan ini.?

 

Alaku

Seluma, Darahjuang.online — Permasalahan infrastruktur kembali mencuat di Kabupaten Seluma. Kali ini, kondisi jembatan di Desa Simpang, Kecamatan Seluma Utara, menjadi sorotan karena tak kunjung diperbaiki meski telah lama dijanjikan pembangunannya.

 

Hingga saat ini, warga masih bergantung pada tali tambang sebagai alat bantu untuk menyeberangi sungai, terutama saat debit air meningkat ketika hujan turun. Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko dan membahayakan keselamatan masyarakat.

 

Sehari-hari, akses ini digunakan oleh petani untuk membawa hasil pertanian serta para pelajar yang harus menyeberang demi mencapai sekolah. Situasi ini tidak hanya menghambat aktivitas pendidikan, tetapi juga memperlambat perputaran ekonomi masyarakat desa.

 

Warga setempat mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan tersebut telah dijanjikan sejak tahun 2023. Namun hingga kini, realisasi pembangunan belum juga terlihat, sehingga menimbulkan kekecewaan terhadap pemerintah daerah.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Seluma, M. Syaifullah, menyampaikan bahwa jembatan penghubung tersebut akan dibangun melalui dana Instruksi Presiden (Inpres) dengan anggaran sekitar Rp3,2 miliar. Pembangunan itu direncanakan dalam bentuk jembatan beton yang dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, guna memperlancar mobilitas dan perekonomian masyarakat.

 

Namun, hingga memasuki tahun 2026, rencana tersebut belum juga terealisasi.

 

Kepala Bidang Politik dan Strategi (Polkastrat) HIMASEL, Fikri, menyampaikan kekecewaan masyarakat terhadap kondisi tersebut. Ia menegaskan bahwa warga tidak lagi membutuhkan janji, melainkan kepastian pembangunan.

 

“Kami tidak peduli soal administrasi, yang kami inginkan hanya jembatan kami dibangun. Itu adalah hak masyarakat,” ujar Fikri. Senin (20/4/26)

 

Ia juga menekankan bahwa keberadaan jembatan sangat vital bagi kehidupan masyarakat desa, baik dari sisi ekonomi maupun keselamatan.

 

“Kami berharap jembatan ini segera dibangun. Jangan hanya janji yang diberikan. Ini menyangkut akses ekonomi masyarakat dan keselamatan warga, agar tidak ada lagi rasa takut, apalagi saat hujan turun dan air meluap,” tambahnya.

 

Masyarakat Desa Simpang kini berharap pemerintah Kabupaten Seluma segera merealisasikan pembangunan jembatan tersebut, sebagai bentuk komitmen terhadap kebutuhan dasar masyarakat serta pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *