Sumbar, Darah Juang Online — Basrizal Dt Panghulu Basa berbicara “Doktrin radikalisme lebih berbahaya dari senjata“, kepada Awak Media Darah Juang Sumatera Barat, Jumat (22/4/22).
Menurutnya, Radikalisme adalah pemikiran, gerakan yang ingin mengganti dasar negara yang sah dan di doktrinkan kepada orang lain. Doktrin inilah yang menimbulkan ancaman terhadap keutuhan bangsa di Sumatera Barat ucap Basrizal,S.Sos Dt Panghulu Basa Pengurus Badan Koordinasi KAN Sumbar terkait adanya 1.125 orang di Sumbar yang dinyatakan telah terpapar radikalisme oleh Mabes Polri beberapa saat yang lalu.
Doktrin ingin mengganti dasar negara ( UUD 45 dan Pancasila) ini sudah begitu massif dan membahayakan di Sumatera Barat menurut penilaian Mabes Polri makanya mereka merilis data tersebut. Polri sebagai institusi Negara yang bertanggungjawab terhadap keamanan dan ketertiban semestinya dipercaya, kecuali tersedia data atau fakta pembandingnya. Kita mesti waspada terhadap doktrin ini, karena ini lebih berbahaya dari pada senjata api/tajam sambung B Dt Pangulu Basa yang juga Ketua Presidium Majelis Kerapatan Adat Nagari Batipuah Sepuluh Koto.
Kemajuan Iptek saat ini membuat kita tidak lagi dibatasi ruang dan waktu sehingga adanya 1.125 orang warga Sumbar yang terpapar radikalisme ini sangat mungkin. Arus mobilitas penduduk dan informasi saat ini sangat tinggi dan terbuka. Semua orang punya akses dan jalur masing-masing. Kita berbicara fakta hari ini dan bukan lagi berbicara sejarah PRRI.
“Dulu orang Sumatera Barat tidak mengenal “pecel lele”, sekarang jenis makanan ini menjadi favorite bagi orang Sumbar, ” jelas Basrizal yang sudah malang melintang didunia Politik.
Mari kita rapikan anak kemenakan kita dan luruskan paham-paham yang menyimpang di masing-masing kaum. Ninik mamak punya peran yang besar dalam hal ini.
Giatkan Kampuang bapaga Kampuang, nagari bapaga nagari kaum bapaga kaum. Begitu juga keberadaan “jinih nan ampek di Nagari yakni Imam, Khatib, Bilal dan Qadhi perlu lebih difungsikan, himbau B.Dt Pangulu Basa. (11)

















