Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

AON Resmi Berkembang di Kalsel, Ditlantas Siapkan Pelatihan Keselamatan Dan Safety Riding Bagi Ojol

oplus_0

Banjarbaru, Darahjuang.online – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan menyambut baik terbentuknya Asosiasi Ojol Nusantara (AON) di Kalimantan Selatan. Kehadiran organisasi tersebut dinilai dapat memperkuat komunikasi antara komunitas ojek online dengan kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan keselamatan lalu lintas.

Dukungan tersebut disampaikan Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol M. Fahri Siregar saat ditemui pada Jumat (18/9/2026). Menurutnya, ojek online merupakan salah satu komunitas yang menjadi bagian dari perhatian kepolisian lalu lintas dalam pembinaan dan peningkatan keselamatan berkendara.

Alaku

“Ya, AON ini merupakan komunitas dari para ojek online. Tentunya kami sebagai polisi lalu lintas bertugas untuk melakukan pembinaan terhadap rekan-rekan semua komunitas, termasuk salah satunya adalah ojek online,” terangnya.

Ia menilai terbentuknya AON dapat membuat komunikasi antar pengemudi ojol semakin intens sekaligus memperkuat solidaritas di antara mereka. Selain itu, keberadaan organisasi tersebut diharapkan mempermudah koordinasi dengan Ditlantas Polda Kalsel.

“Kami menyambut baik dengan terbentuknya Asosiasi Ojol Nusantara. Tentunya ini bisa membuat komunitas ojek online ini semakin intens untuk berkomunikasi, dan juga semakin solid sesama ojol,” katanya.

Fahri menjelaskan, Ditlantas Polda Kalsel juga telah membahas sejumlah program yang nantinya dapat dilakukan bersama AON. Salah satu fokusnya adalah meningkatkan kapasitas para pengemudi ojol dalam berkendara secara aman serta memberikan pertolongan ketika menghadapi kondisi darurat.

“Tadi salah satunya adalah yang kita sepakati, kita akan mendukung AON, anggota AON untuk meningkatkan kapasitas untuk safety riding. Jadi nanti kita akan latih di SDC, dan juga kita akan latih bagaimana rekan-rekan ojol ini dalam rangka untuk memberikan pertolongan pertama gawat darurat,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator AON Kalimantan Selatan, Aryo, menjelaskan bahwa AON merupakan organisasi yang dibentuk untuk menyatukan komunitas pengemudi ojek online dari berbagai platform di seluruh Indonesia.
Menurut Aryo, AON berawal dari inisiatif di tingkat pusat dan bertujuan menjadi wadah yang menyatukan para pengemudi ojol tanpa membedakan platform, suku, agama maupun latar belakang.

“AON itu adalah suatu organisasi yang dibentuk dari Bapak Kakorlantas. Akar rumputnya di Bapak Korlantas yang didirikan di Semarang yaitu oleh Bapak Irjen Agus dan diteruskan oleh Bapak Irjen Wibowo,” ungkap Aryo.

Ia menyebut AON saat ini telah berkembang di berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan pendataan yang dilakukan secara bertahap, kepengurusan AON disebut telah terbentuk di sekitar 26 provinsi.

“Dalam hal itu menyatukan semua ojol di seluruh Indonesia dari berbagai platform, dari berbagai suku, agama, dan warna. Jadi kita satukan seluruh Indonesia dan sekarang sudah terdaftar sekitar 26 provinsi di masing-masing wilayah,” tuturnya.

Khusus di Kalimantan Selatan, Aryo mengatakan jumlah anggota yang telah terdaftar saat ini sudah mencapai lebih dari 200 orang. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan dan bergabungnya pengemudi ojol dari berbagai wilayah.

“Alhamdulillah untuk yang baru terdaftar, karena kita secara berkala, secara bertahap sedikit demi sedikit, alhamdulillah sekarang sudah di angka 200 lebih. Karena kita sambil berjalan juga,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, antusiasme pengemudi ojek online di Kalimantan Selatan terhadap keberadaan AON cukup tinggi. Para pengemudi dari sejumlah wilayah disebut mulai bergabung dan mendukung terbentuknya wadah bersama tersebut.

Dengan adanya AON, komunikasi antara pengemudi ojol, kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan semakin terorganisasi, terutama dalam mendukung budaya tertib berlalu lintas dan keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *