Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

Baksos HUT Lalulintas ke-71 Ditlantas Polda Kalsel Dan Ojol Bersinergi Bahas Keselamatan Hingga Penanganan Laka

oplus_0

Banjarbaru, Darahjuang.online – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan memperkuat sinergi dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol) melalui kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (18/9/2026) di Jalan Karang Kates, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara. Dalam kegiatan ini, jajaran Ditlantas Polda Kalsel bertemu dan berdialog langsung dengan para pengemudi ojol yang tergabung dalam Asosiasi Ojol Nusantara.

Alaku

Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol. M. Fahri Siregar mengatakan, rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak hanya diisi dengan kegiatan sosial, tetapi juga bakti kesehatan serta membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

“Ya, jadi dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Kalimantan Selatan pada hari ini melaksanakan berbagai kegiatan. Di antaranya adalah bakti kesehatan dengan melaksanakan kegiatan donor darah dan juga khitanan massal,” terangnya.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial juga menyasar masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pengemudi ojol, marbot masjid hingga penggali kubur.

Dalam pertemuan dengan komunitas ojol, Fahri menyebut pihaknya juga menerima berbagai masukan terkait persoalan yang kerap dihadapi para pengemudi di jalan. Salah satunya berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas yang cukup sering ditemukan oleh pengemudi ojol ketika menjalankan aktivitas.

“Pertama terkait masalah penanganan laka lantas, karena hal tersebut paling sering terjadi dan ditemukan oleh rekan-rekan dari ojol. Bagaimana mereka harus, apa yang harus dilakukan oleh mereka pada saat menemukan laka lantas dan sebagainya,” jelasnya.

Dari hasil pembahasan tersebut, Ditlantas Polda Kalsel berencana memberikan pelatihan kepada para pengemudi ojol, khususnya mengenai keselamatan berkendara atau safety riding serta pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat.

“Kesimpulannya adalah bahwa kita akan bersinergi, terutama nanti akan memberikan pelatihan safety riding dan juga pertolongan pertama gawat darurat kepada rekan-rekan dari ojol,” tuturnya.

Selain pelatihan, Fahri mengatakan Ditlantas Polda Kalsel juga membuka peluang kolaborasi dengan komunitas ojol untuk menghadirkan sejumlah inovasi dalam bidang keselamatan dan keamanan lalu lintas.

“Kami juga tadi berdiskusi terkait permasalahan-permasalahan yang ingin disampaikan kepada Ditlantas Polda Kalimantan Selatan. Dan insya Allah nanti ke depan kita akan terus berkolaborasi, terutama terkait peningkatan kapasitas dari para driver online untuk peningkatan kemampuan dalam safety riding,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Gojek Banjarbaru, Aryo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dirlantas Polda Kalsel bersama jajarannya ke basecamp komunitas ojol. Menurutnya, kehadiran jajaran kepolisian menjadi ruang bagi para pengemudi untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.

“Alhamdulillah, terima kasih. Yang pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Dirlantas beserta jajaran beliau yang sudah berkenan hadir di tempat kami, di basecamp yang sederhana ini,” ujarnya.

Aryo menyebut sejumlah persoalan yang disampaikan para pengemudi dalam pertemuan tersebut antara lain terkait kecelakaan lalu lintas, sistem e-tilang hingga persoalan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Untuk teman-teman tadi banyak yang disampaikan masalah di jalan, di lalu lintas juga. Salah satunya mengenai kecelakaan lalu lintas, mengenai e-tilang, mengenai SIM juga. Teman-teman tadi yang menyampaikan banyak juga seperti itu,” tuturnya.

Ia menambahkan, berbagai keluhan dan masukan yang disampaikan mendapat respons positif dari Dirlantas Polda Kalsel beserta jajarannya.

“Alhamdulillah, responsif Bapak Dirlantas beserta jajarannya sangat positif. Sangat merespons terhadap kami, terhadap keluhan kami, terhadap segala sesuatu kendala kami yang sudah kita sampaikan ke Pak Dirlantas,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dirlantas Polda Kalsel juga mengajak para pengemudi ojol untuk menjadi agen pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan, keselamatan lalu lintas dan kamtibmas.
Fahri menilai posisi pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan membuat mereka memiliki banyak informasi mengenai kondisi dan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.

“Kami berpikir bahwa rekan-rekan sekalian ini adalah mitra strategis kami yang berada di lapangan, yang tentunya banyak mendapatkan informasi permasalahan-permasalahan yang ada di lapangan,” pungkasnya.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *