Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Kalsel Jadi Tuan Rumah Utama Bazar Amal Internasional WIC 2025, Libatkan 41 Negara

Jakarta, Darahjuang.online – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menunjukkan kiprahnya di kancah global dengan menjadi tuan rumah utama Bazar Amal ke-56 Women’s International Club (WIC) Jakarta 2025. Ajang bergengsi yang menghadirkan partisipasi 41 negara ini berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC) dan mengusung semangat solidaritas internasional untuk mendukung program sosial serta pendidikan.

Acara dibuka oleh Istri Wakil Presiden RI, Selvi Gibran Rakabuming, bersama para duta besar dan organisasi perempuan dari berbagai negara. Dalam sambutannya, Selvi menegaskan bahwa WIC menjadi wadah penting bagi perempuan untuk berkontribusi secara nyata dalam gerakan sosial.

“Kita berkumpul bukan hanya untuk merayakan keberagaman, tetapi juga untuk memperkuat peran perempuan dalam kerja-kerja sosial. Saya mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memberikan kontribusi besar sebagai tuan rumah utama,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H. Muhidin menekankan bahwa kehadiran Banua dalam ajang internasional ini bukan sekadar promosi daerah, melainkan komitmen terhadap pemberdayaan perempuan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa daerah juga memiliki peran penting dalam menggerakkan solidaritas global. Keterlibatan Kalsel di WIC adalah wujud dukungan kami terhadap gerakan pemberdayaan perempuan dan penguatan sosial,” tegasnya.

Stand Kalimantan Selatan menjadi salah satu sorotan pada bazar tahun ini. Beragam produk unggulan daerah seperti Sasirangan, wadai Banjar, hingga berbagai kerajinan UMKM perempuan menarik perhatian pengunjung internasional. Banyak produk tersebut merupakan hasil karya kelompok perempuan perajin yang selama ini didampingi Pemprov Kalsel.

“Momentum seperti ini penting karena memberikan panggung internasional bagi para perempuan perajin Banua,” ujar salah satu panitia lokal.

Bazar Amal WIC tahun ini menghadirkan 225 business stall dan 41 booth kedutaan, sekaligus menggalang dana untuk mendukung program pendidikan dan sosial di Indonesia. Kolaborasi lintas negara tersebut menegaskan bahwa kepedulian sosial mampu menyatukan keberagaman budaya.

Dengan tiket masuk Rp25.000, masyarakat dapat menikmati ragam budaya dunia sembari berkontribusi pada kegiatan amal tahunan yang telah berlangsung selama lebih dari lima dekade.

Partisipasi Kalsel sebagai tuan rumah utama diharapkan semakin memperkuat posisi daerah dalam gerakan sosial internasional serta membuka peluang lebih besar bagi perempuan dan UMKM lokal untuk dikenal lebih luas di dunia.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *