Alaku
Alaku
Alaku Alaku

IKNTT Banjarbaru Rayakan Tutup-Buka Tahun 2025–2026, Tanamkan Nilai Budaya Sejak Dini

oplus_0

Banjarbaru, Darahjuang.online – Ikatan Keluarga Nusa Tenggara Timur (IKNTT) Banjarbaru menggelar kegiatan rutin tahunan berupa perayaan syukuran tutup-buka tahun 2025 menuju 2026, Minggu (11/01/2025), bertempat di Aula Widyatama Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru.

Kegiatan ini dihadiri oleh warga dan keturunan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bermukim di Banjarbaru dan sekitarnya, sebagai ajang silaturahmi sekaligus pelestarian seni dan budaya daerah.
Ketua IKNTT Banjarbaru, Bonevasius Darmun, mengatakan bahwa kegiatan tahunan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan warga NTT di perantauan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menjaga kekompakan dan rasa kekeluargaan warga NTT yang tinggal berjauhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya NTT kepada generasi muda,” ujarnya.
Wawancara di tempat yang sama juga dilakukan dengan salah satu sesepuh warga NTT, Petrus Kolin. Ia berharap kegiatan budaya seperti ini terus dilestarikan dari tahun ke tahun.

“Saya Petrus Kolin, sebagai salah satu sesepuh IKNTT Banjarbaru dan sekitarnya, berharap kegiatan ini tetap dilaksanakan secara berkelanjutan. Tahun ini kami mengangkat tema menanamkan nilai-nilai budaya NTT kepada anak-anak dan generasi muda,” ungkapnya.

Menurut Petrus, pengenalan budaya dilakukan melalui berbagai penampilan seni, mulai dari tarian hingga lagu daerah dari berbagai wilayah di NTT.

“Kami mewajibkan seluruh anggota mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing. Kami juga menampilkan tarian-tarian daerah, mulai dari Alor, Sumba, hingga Flores dari Larantuka sampai Manggarai, serta lagu-lagu dalam bahasa daerah agar anak-anak kami yang lahir dan besar di perantauan tetap mengenal bahasa dan budaya NTT,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan Ludovitus menambahkan, bahwa perayaan tutup-buka tahun ini mengusung tema Menanamkan Nilai Seni dan Budaya Nusa Tenggara Timur Sejak Dini untuk Menciptakan Generasi Muda yang Berbudi Pekerti Luhur.

“Kegiatan seperti ini rutin kami laksanakan setiap tahun untuk mempererat tali silaturahmi warga NTT. Karena tempat tinggal kami berjauhan, bahkan ada yang di luar kota, maka setahun sekali kami berkumpul untuk mensyukuri tahun yang telah berlalu dan menyambut tahun yang baru,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa lokasi kegiatan selalu berpindah-pindah karena komunitas NTT di Banjarbaru belum memiliki gedung sendiri.

“Pelaksanaan kegiatan disesuaikan dengan anggaran kas komunitas NTT. Meski demikian, semangat kebersamaan dan pelestarian budaya tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, IKNTT Banjarbaru berharap generasi muda semakin mengenal dan menghargai kekayaan seni dan budaya Nusa Tenggara Timur, serta tetap menjaga identitas budaya leluhur meskipun hidup di tanah perantauan.

“Tanah Borneo adalah tanah kedua bagi kami. Namun, warisan budaya dari Nusa Tenggara Timur harus tetap hidup dan diwariskan kepada anak-anak dan generasi muda,” pungkasnya.(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *