Meratus, Darahjuang.online — Jembatan penghubung antara Dusun Tamburasak dan Aruhuyan menuju jalan desa sungguh sangat tidak layak untuk di lewati.
Bagaimana tidak, Jembatan gantung penghubung antara Dusun Tamburasak dengan Aruhuyan Desa Haruyan Dayak, Kecamatan Hantakan, Kebupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan.
Jembatan gantung yang hanya berlantai kayu-kayu bolat dan papan yang di susun berlapis seadanya agar bisa di lewati kendaraan terlihat rusak parah.
Sesekali warga juga harus menyeberang kan kendaraan bermotornya di sungai karena tidak ada jembatan nya.
Palin (52) Tahun saat berbincang dengan awak media Rabu 18/01/2023. mengatakan, “Sejak Tahun 2001 jembatan ini di bangun hingga saat ini tidak pernah di perbaiki lagi, hanya saja kami dengan warga sesekali memperbaiki dengan swadaya”, ujar Palin.
Palin, sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk perbaikan jembatan, namun hingga saat ini belum ada kepastian kapan ada perbaikan.
Palin menjelaskan jembatan yang melintasi sungai di Dusun nya satu satunya jalur terdekat.
“Mau mencari jalan lain tidak ada, karena ini jalan satu-satunya yang bisa di lewati lebih mudah,dan dekat, untuk cepat sampai.” Jelasnya.
Banjir bandang 14 Januari 2021 Lalu menjadi salah satu bencana alam yang sangat menyisakan luka mendalaman bagi warga Hulu Sungai Tengah yang juga menghanyutkan beberapa buah jembatan gantung yang ada di antara Dusun Tamburasak dan sekitarnya.
Warga berharap pemerintah bisa memperhatikan jalan dan jembatan yang ada di Dusun terpencil seperti ini, karena ini juga menghambat masyarakat pedalaman Meratus dalam mengangkut hasil pertanian mereka. (15)

















