Banjarbaru, Darahjuang.online – Masjid Kapal Munzalan Banjarbaru kembali menggelar kegiatan Lebaran Yatim bersama ratusan anak yatim, santri, santriwati, dan jemaah, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan setiap 10 Muharram ini menjadi momentum untuk mempererat kepedulian terhadap anak-anak yatim sekaligus menghidupkan peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan.
Kepala Pemberdayaan Baitul Maal Munzalan Indonesia Cabang Banjarbaru, Hajah Khairul Muna, mengatakan Lebaran Yatim merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Masjid Kapal Munzalan dengan dukungan para donatur yang selama ini aktif membantu berbagai program kemasjidan.
“Lebaran Yatim ini dilaksanakan setiap tanggal 10 Muharram. Kegiatan ini didukung oleh banyak orang baik atau donatur yang selalu mendukung setiap kegiatan Masjid Kapal Munzalan, baik kegiatan mingguan, bulanan, maupun kegiatan tahunan seperti Lebaran Yatim,” jelasnya.
Menurut Hj. Khairul Muna, tujuan utama kegiatan tersebut adalah menumbuhkan rasa peduli dan kasih sayang kepada anak-anak yatim, baik yang tinggal di sekitar masjid maupun yang berasal dari daerah lain namun aktif mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan Masjid Kapal Munzalan.
Ia menjelaskan, selama ini anak-anak yatim juga rutin dilibatkan dalam berbagai program sosial seperti Jumat Berkah dan kegiatan kemasyarakatan lainnya. Melalui Lebaran Yatim, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memberikan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan kasih sayang dan kepedulian.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Asar berjemaah, dilanjutkan sambutan dari panitia serta kehadiran perwakilan Pemerintah Kota Banjarbaru. Setelah itu, anak-anak mengikuti berbagai permainan yang disiapkan panitia dengan hadiah menarik sebelum menerima bingkisan yang berasal dari para donatur.
Pada tahun ini, sebanyak sekitar 180 anak yatim mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, hadir pula sekitar 80 hingga 85 santri dan santriwati Masjid Kapal Munzalan serta sekitar 100 jemaah yang rutin mengikuti kegiatan di masjid.
Khairul Muna mengungkapkan, kegiatan Lebaran Yatim kini telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan. Ia bersyukur jumlah penerima manfaat terus meningkat, dari awalnya hanya sekitar 20 hingga 30 anak, kini telah mencapai sekitar 180 anak yatim.
“Insyaallah mudah-mudahan kegiatan ini terus bisa dilaksanakan setiap tahun. Harapan kami, semakin banyak anak yatim yang bisa kami undang ke masjid dan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk mendukung kegiatan-kegiatan kami,” katanya.
Ia juga berharap pembangunan Masjid Kapal Munzalan dapat segera rampung sehingga semakin banyak kegiatan yang bisa dilaksanakan. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas serta mengajak lebih banyak orang untuk kembali memakmurkan masjid.(14).
Lebaran Yatim di Masjid Kapal Munzalan Banjarbaru, Wujud Kepedulian kepada Ratusan Anak Yatim

















