Bengkulu, Darah Juang Online – Mayor Inf Drs. Mushammid menjelaskan sejarah nama negara indonesia lahir dari nama perusahaan media (Pers) yang di pelopori oleh cendikiawan indonesia sekaligus tokoh pers.
“Nama INDONESIA pertama kali digunakan oleh:
Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara).
Ketika mendirikan sebuah biro pers
dengan nama Indonesische Pers-bureau. Saat dibuang di Belanda tahun 1913,”. Kata Danramil Koramil Talang Empat Bengkulu Tengah, Mayor Inf Drs. Mushammid saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan di Hotel Sindu kepada sejumlah ormas.
Selanjutnya, Mayor Inf Drs. Mushammid mengatakan 3 kata kunci mempersatukan bangsa Indonesia seperti yang digaungkan dalam sumpah pemuda.
“3 Kata kunci yang harus kita jaga dalam mempererat persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara yaitu: Berbangsa satu, Berbahasa satu dan bertanah air satu,”. Jelasnya lagi.
Masih dalam paparan, Mayor Inf Drs. Mushammid. Ia, menyebutkan bahwa ada beberapa hal tanda-tanda kehancuran negara diantaranya:
- Konflik elit yang berkepanjangan.
- Krisis ekonomi yang tidak terselesaikan.
- Bangkitnya semangat tribalisme yang berlebihan – Pudarnya wawasan kebangsaan & nasionalisme.
- Tidak berperannya ideologi sebagai pemersatu bangsa.
- Hancurnya solidaritas angkatan bersenjata.
Dikegiatan yang digear Kesbangpol Bengkulu Tengah, Senin 21 November 2022 di Hotel Sindu Kabupaten Bengkulu Tengah itu Puluhan Ormas yang terdiri dari berbagai elemen tampak semangat dan aktif. (00).

















