Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Peziarah Di Mintai Uang Bunga Oleh Pengelola Makam Satu Juta, Kapolsek Astambul Buka Suara

Martapura, Darahjuang.online – Sempat tersebar di media sosial, di mana dalam video yang berdurasi satu menit dua puluh detik tersebut terdengar keluhan seorang ibu kehabisan uang setelah berziarah di Makam Syekh Abdullah di Desa Logabang Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar.

Saat di dengarkan dari video, ibu selaku korban tersebut mengatakan di mana beliau memegang nisan kuburan ia di mintai uang sebesar Rp.190.000 (seratus sembilan puluh ribu Rupiah), lalu korban memberi uang Rp.200.000 (dua ratus ribu rupiah) tapi tidak di beri uang kembali.

Alaku

“Katanya seratus sembilan puluh ribu, lalu kami beri dua ratus ribu, lalu yang di dalam memanggil lagi, kami kira sudah tidak bayar lagi ternyata masih bayar,”ucapnya.

Dari si perekam video, sempat menanyakan tentang uang satu juta yang di sebutkan untuk bayar bunga, dan si pembuat video sempat menyebutkan bahwa pengelola telah merampok, karena memintai uang bunga sebanyak itu kepada peziarah.

“Beliau dari Tenggarong gak ada duit lagi, terpaksa di inapkan, dari Tenggarong gak pernah ziarah ke Logabang malah habis di rampok orang Logabang,”ucapnya dalam video tersebut

Di konfirmasi tentang beredarnya video tersebut, Kamis 30/5/2024 kepada Kapolsek Astambul IPTU Tonny Hartono menyampaikan, untuk kejadian ini pihak nya tidak ada menerima laporan dari Korban.

“Kelemahan kami saat ini tidak ada laporan dari korban, sehingga kami tidak bisa menindak lanjuti hal ini, tapi saat ini kami masih menelusuri siapa pembuat video tersebut, dan kami akan memanggil untuk kami mintai keterangan benar atau tidaknya berita tersebut, dan juga kami belum tau video ini sudah lama yang beredar lagi atau video baru”ucapnya.

Selain itu, ia juga menuturkan akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membahas tentang video tersebut.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Camat, Pambakal (Kepala Desa), tokoh tokoh masyarakat, serta pengelola kubah tersebut,”imbuhnya.

Tidak hanya itu, IPTU Tonny dengan kejadian ini akan mencarikan solusi bersama instansi terkait dan tokoh masyarakat, agar kubah di Logabang yang kebanyakan masyarakatnya perekonomian nya bertumpu di kubah tersebut agar bisa mencari nafkah dengan baik dan pengunjung pun merasa nyaman saat berziarah ke desa Logabang.
(14).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *