Alaku
Alaku
Alaku Alaku

Sahabat Cita Khatulistiwa Akan Adakan Gelaran Festival Literasi Budaya dan Sastra Lokal di Ketapang

Sahabat Cita Khatulistiwa Akan Adakan Gelaran Festival Literasi Budaya dan Sastra Lokal di Ketapang

 

Alaku

Nasional, Darahjuang.online — Komunitas literasi yang menamakan Sahabat Cita Khatulistiwa Kabupaten Ketapang akan menyelenggarakan Festival Literasi Inklusif “Tanah Kayong” dengan tema Merawat Rasa, Merangkai Kata.

 

Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 3 (tiga) hari pada bulan September 2026 dan bertempat di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ketapang sebagai mitra kolaborasi.

 

Neng Marlina Efendi, Ketua Sahabat Cita Khatulistiwa dan juga ketua panitia pelaksana kegiatan mengatakan bahwa pihaknya melibatkan narasumber dari kalangan ahli dan praktisi dalam bidang kesastraan dan bidang lainnya, jelas Marlina. Selasa (21/7/26)

 

Lanjut Marlina, kegiatan ini terdiri dari tiga jenis yaitu Lingkaran Tutur, Lokakarya Digitalisasi dan Lokakarya Kuliner Pusaka. Ketiga kegiatan ini terhubung satu sama lainnya dan pihaknya mencoba mendokumentasikan lewat publikasi karya buku dan audio yang akan dihasilkan nantinya yang dapat dibaca dan didengar semua kalangan khususnya kelompok difabel, terang Marlina.

 

Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 300 orang dan melibatkan banyak pihak seperti Komunitas difabel di Sekolah Luar Biasa (SLB), Mahasiswa, Kelompok Pemuda, Kelompok Perempuan dan Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat. Tambahnya.

 

Kegiatan ini juga melibatkan Maestro Budaya Ketapang dan Tokoh Adat, pelatih nasional alih suara dan public speaker di Ketapang serta Praktisi kuliner lokal di Kabupaten Ketapang, lanjutnya.

 

Dalam kegiatan lingkaran Tutur, Marlina menyebut peserta akan diajak menyelami Sejarah Sastra Melayu Syair Gulung yang menjadi kebanggaan Warisan Tanah Kayong Kabupaten Ketapang, ucapnya.

 

Sementara itu di kegiatan lainnya seperti Lokakarya Digitalisasi, dan Lokakarya kuliner peserta juga diajak mengenal lebih lanjut mengenai penting memelihara budaya lokal dan alih pengetahuan kepada generasi muda tentang kekayaan budaya khususnya kuliner asli tanah Kayong Kabupaten Ketapang, harapnya.

 

Kegiatan Festival Literasi ini juga akan menampilkan pameran hasil lokakarya dari berbagai pihak yang berkolaborasi nantinya. Marlina mengajak para pihak pemerhati budaya lokal untuk menjadi bagian dalam upaya melakukan pemeliharaan budaya lokal untuk majunya Kabupaten Ketapang, tutup Marlina. (Rls/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *