Mandailing Natal, Darahjuang.online — Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa(BPD) Desa Bonda Kase Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Asrouddin Rangkuti meminta kepada Pemerintahan Desa dan mantan pengurus Bumdes mempertanggung jawabkan BUMDes Desa Bonda Kase serta Meminta Pemerintahan desa membentuk pengurus BUMDes yang baru Karena pengurus yang lama sudah habis masa jabatannya . Anggaran tersebut merupakan kucuran dana yang bersumber dari Dana Desa Beberapa tahun yang lalu.
Salah seorang BPD yang menjabat sebagai Sekretaris,Asrouddin Rangkuti, menyampaikan,meminta kepada Pemerintahan Desa dan Pengurus BUMDes yang habis masa jabatan agar mempertanggung jawabkan terkait anggaran tersebut. Sehingga langkah yang harus dilakukan yakni pihak BPD melalui Sekretaris mendesak segera menggelar pertemuan hari Sabtu 15 April 2023 dengan melibatkan pengurus BUMDes dan Pemerintahan Desa,namun pertemuan itu tidak jadi terlaksana.
“Masalah dana BUMDes kami sebagai BPD ingin tahu apa sebetulnya kendala dan kami ingin di bentuk Pengurus yang baru dengan tujuan agar Bumdes ini tidak Pakum seperti beberapa tahun belakangan ini. Sehingga kita medesak di adakan pertemuan untuk mengetahui duduk permasalahannya yang akan di laksanakan Hari Sabtu ini, ternyata pihak Pemerintahan Desa di nilai telah ingkar janji ,” ujar Asrouddin lewat via Telepon Seluler kepada Wartawan, Sabtu (15/4/2023).
Lanjut Asrohuddin, Saat sebelumnya Bang, memang sudah di adakan Musdes yang di hadiri oleh, Mantan pengurus BUMDes, Pemerintahan Desa,Pendamping Desa(PD), BPD dan masyarakat Desa Bonda Kase namun Pertemuan tidak menuai Kesimpulan alias menemui Jalan Buntu dan sekarang akan di adakan pertemuan agar permasalahan ini dapat selesai,namun pertemuan itu tidak jadi dan apa alasan nya, tidak tahu, saya merasa kecewa terhadap pemerintah Desa Bonda Kase yang terkesan lamban dan tidak punya solusi untuk permasalahan ini, tambah Asrouddin Rangkuti.
Ditempat terpisah Awak media ini mencoba Confirmasi Via Telepon Seluler pihak Pemerintahan Desa Melalui Sekretaris Desa Bonda Kase (Sekdes) Madzaini dan juga sebagai Mantan Sekretaris Bumdes mengatakan, pertemuan yang akan di adakan Hari Sabtu dengan BPD hanya ingin sekedar sering dengan pihak Pemerintahan Desa mengenai permasalahan Bumdes Desa Bonda Kase yang berbentuk Simpan Pinjam.
” Memang betul pihak dari BPD mengajak akan di lakukan pertemuan Hari Sabtu ini dengan Pemerintahan Desa, tapi itu hanya untuk sekedar Sering tidak resmi atau tukar pendapat dengan pihak Pemerintahan Desa itupun sudah saya sampaikan ke Ibuk PJ kepala Desa rencana pertemuan Hari ini, namun tidak bisa hadir karena berhalangan,” ucap Sekdes.
Sedikit di jelaskan Sekdes Bonda Kase,membenarkan bahwa sebelum nya memang BPD sudah pernah adakan Musyawarah Desa (Musdes)bersama Pemerintah Desa dan Masyarakat mengenai permasalahan Bumdes, namun tidak ada solusi, karena Masyarakat yang meminjam masih banyak yang belum melunasi hutang pinjaman nya kepada Pengurus Bumdes, jelas Madzaini. (Red/26)

















