Nasional, Darah Juang Online — Hujan deras yang melanda beberapa hari ini, telah menyebabkan beberapa titik bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu.
Dari assesment terkini dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Bengkulu Tengah, hingga Selasa (30/8/22) siang setidaknya titik bencana terdapat di 6 Kecamatan dan melanda 25 Desa.
Diungkapkan Ketua LPBI NU Benteng Roni Marzuki melalui Wakil Sekretaris II Bidang Mitigasi Kedaruratan Bencana dan Rehabilitasi PC LPBI NU, Mustofa Hingga selasa siang, setidaknya ada 26 titik Bencana akibat hujan deras yang telah mengakibatkan banjir, tanah longsor, bangunan rusak, hingga ada jembatan yang putus. ” Jelasnya.
Berikut datanya:

LPBI NU Benteng, telah menggelar rapat koordinasi bersama Lazismu, Ansor, Fatayat NU, Muslimat, LP NU, IPP NU dan PKB guna membahas langka-langka taktis dan strategis atas bencana dan tragedi kemanusiaan yang sedang terjadi.
Rapat yang langsung dipimpin Sekretaris II Bidang Mitigasi Kedaruratan Bencana dan Rehabilitasi PC LPBI NU Bengkulu Tengah sekaligus Komandan Satkorcab Banser menghasilkan agenda untuk langsung turun ke lapangan dengan membagi personil ke beberapa titik yang terdampak banjir dalam rangka assesment.
Dapat disampaikan kepada masyarakat Provinsi Bengkulu, pada saat telah terbentu Posko Penanggulangan Bencana, Pos NU PEDULI BENGKULU TENGAH yang langsung dibawah LPBI NU Banom dan Lembaga Lainya yang terlibat langsung dalam agenda bersama. Beralamat di Komplek Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Desa Panca Mukti Kec. Pondok Kelapa Kab. Bengkulu Tengah 38371.
Bagi pihak yang ingin membantu dan terlibat dalam agenda kemanusiaan ini, dapat juga menghubungi kontak An Slamet Imam Wakhyudin (085380279153), Roni Marzuki Ketua LPBI NU Benteng (082269421534) dan Mustofa Wakil Sekretaris II Bidang Mitigasi Kedaruratan Bencana dan Rehabilitasi (0857-8843-3667). (12).

















