Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku

Kanopi Perkuat Literasi Anak Teluk Sepang tentang Pentingnya Lingkungan Yang Bersih dan Sehat 

Kanopi Perkuat Literasi Anak Teluk Sepang tentang Pentingnya Lingkungan Yang Bersih dan Sehat

 

Alaku

Nasional, Darahjuang.online — Kanopi Hijau Indonesia memperkuat literasi anak-anak di Kelurahan Teluk Sepang, Kota Bengkulu, mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan sehat melalui program Sekolah Energi Bersih jilid 3. Langkah ini diwujudkan dengan menggelar lomba menyusun gambar dan mendongeng tentang lingkungan, yang diikuti 43 anak usia 3 – 10 tahun di Kelurahan Teluk Sepang, pada Minggu (27/9). Kanopi menggandeng pendongeng Aghus Taifur untuk memberikan pemahaman kepada anak – anak di Teluk Sepang tentang lingkungan melalui cerita yang mengusung beberapa tema penting seperti pencemaran udara, air dan tanah, serta sumber pencemar, dampak pencemaran dan tindakan yang harus dilakukan.

 

Juru bicara Departemen Komunikasi Publik Kanopi Hijau Indonesia, Yayuk Anastasia mengatakan, di Kelurahan Teluk Sepang, terdapat anak – anak yang jumlahnya 1445 jiwa. Mereka membutuhkan lingkungan yang sehat dan ruang yang baik untuk tumbuh. Namun lingkungan tempat mereka tumbuh kini harus berbagi ruang dengan polusi dan industri. Padahal, anak – anak berumur dibawah lima tahun adalah mereka yang menjadi wajah bangsa 25 – 30 tahun kedepan. Kondisi lingkungan yang buruk dipastikan akan mengganggu perkembangan fisik, mental, dan sosial anak.

 

“Kondisi ini berisiko menciptakan generasi dengan masa depan yang suram. Sehingga sejak dini anak – anak diberi pemahaman tentang pentingnya kondisi lingkungan yang baik dan sehat,” kata Yayuk.

 

Kekhawatiran tersebut sejalan dengan ancaman nyata kesehatan di wilayah itu. Berdasarkan data penanganan Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Puskesmas Pembantu (Pustu) Teluk Sepang periode Januari 2024 hingga Mei 2025 mencatat, terdapat 1.021 orang pasien yang ditangani yakni tahun 2024 sebanyak 732 kasus dan tahun 2025 hingga Mei sebanyak 289 kasus. Meliputi, untuk usia bayi 0-11 bulan ada 59 laki – laki dan 55 orang anak perempuan. Sementara untuk usia 1-4 tahun ada 118 orang anak laki-laki dan 168 orang anak perempuan. Sementara untuk usia diatas 5 tahun ada 253 anak laki-laki dan 358 anak perempuan. Sebagian besar anak – anak mengeluhkan penyakit batuk dan radang tenggorokan.

 

“Jika tidak dicegah sejak dini, kondisi lingkungan yang tidak sehat dapat berdampak buruk jangka panjang pada kesehatan anak,” kata yayuk.

 

Selain menyusun gambar dan mendengarkan cerita tentang lingkungan, Kanopi juga mengkampanyekan transisi energi melalui pemutaran video singkat. Video ini berisikan ajakan untuk beralih dari energi kotor ke energi bersih, dan ramah lingkungan. Salah satunya dengan membangun panel surya, yang akan dibangun di Taman Belajar Kasih Ananda, Teluk Sepang.

 

“Melalui kegiatan ini, kita membuka ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan harapan, sekaligus mengedukasi sesama tentang pentingnya keadilan lingkungan, karena setiap anak berhak memiliki ruang untuk tumbuh dan bermimpi,” kata Yayuk.

 

Sebelumnya, Kanopi Hijau Indonesia telah meluncurkan Sekolah Energi Bersih (SEB) Jilid 1 dan 2. Sekolah Energi Bersih adalah program edukasi dan percontohan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama di lingkungan sekolah, tentang pentingnya energi bersih dan berkelanjutan. (Rls/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *