SURABAYA, Darahjuang.online – Idul Adha 1447 H adalah momentum meneladani sejarah Nabi Ibrahim AS dengan Nabi Ismail AS dimana mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk menyembelih putra kesayangannya Ismail tentunya itu bukan perkara kecil petunjuk melalui mimpi hingga tiga kali akhirnya Nabi Ibrahim menyampaikan prihal mimpi tersebut kepada Ismail kecil, jika memang itu perintah NYA lakukan ayahanda.
“Untuk tahun ini kami sekeluarga berkurban di Masjid Tanbihul Ghafilin (MTG) jalan Simo Kwagean Kel.Kupang Krajan Kec.Sawahan dimana letaknya diantara dua kelurahan Kupang Krajan dan Petemon tentu cakupan masyarakat yang harus mendapatkan daging kurban sangatlah banyak, dimana kami mendapat informasi hewan kurban menurun tahun 2025 sapi 8 ekor 23 kambing untuk tahun 2026 sapi 5 ekor 19 kambing,” kata Pakde Henggar kepada awak media Sabtu, (30/5/2026).
“Kami mengajak teman-teman saudara dan seluruh masyarakat yang sudah merasa mampu untuk melakukan kurban diwilayah yang masyarakatnya masih ada makan daging setahun sekali ketika idul adha,” ujarnya.
“Setiap diri kita adalah Ibrahim dan tentunya mempunyai Ismail – Ismail yang harus dikurbankan seperti harta, jabatan, kedudukan sosial, atau yang lain dan harus ikhlas untuk dikurbankan demi kepentingan umum, kita harus peka pada sosial lingkungan kita masing-masing karena kondisi aman nyaman juga diperlukan tindakan sosial kita,” tambahnya.
“Kami sebagai Panitia Idul Kurban 2026 Masjid Tanbihul Ghafilin menerima dengan senang hati hewan kurban Pakde Henggar berupa seekor sapi, semoga hewan kurban keluarga Pakde Henggar diterima oleh Allah SWT dan bisa membahagiakan masyarakat jamaah disekitaran Masjid Tanbihul Ghafilin,” kata Anang salah satu Panitia Idul Kurban Masjid Tanbihul Ghafilin.
Dari pantauan awak media dilapangan Masjid Tanbihul Ghafilin untuk tahun 2026 akan menyembelih hewan kurban 6 sapi dan 19 kambing, Rabu, (27/5) tepat pukul 07.30 penyembelihan sudah dimulai dan berakhir pukul 14.45 wib.

















