Alaku
Alaku
Alaku Alaku
Berita  

Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah Wujudkan Astacita

SURABAYA, Darahjuang.online – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menekankan penguatan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 guna mendukung terwujudnya Astacita dan pemerataan pembangunan nasional.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX tahun ini tentu jadi momentum kita untuk memperkuat sinergitas, baik dengan pemerintah kabupaten/kota maupun pusat untuk mewujudkan Astacita,” kata Khofifah di Surabaya, Jatim, Sabtu.

Alaku

Menurut Khofifah, pemerintah daerah memiliki peran krusial sebagai ujung tombak pelaksanaan pembangunan nasional yang selaras dengan tema peringatan tahun ini, yaitu “Dengan Otonomi Kita Mewujudkan Asta Cita”.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan desentralisasi yang sejalan dengan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Maka, ini komitmen kami di Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang Insyaallah akan selalu memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui semangat desentralisasi yang sejalan dengan semangat NKRI,” ujar Khofifah.

Peringatan Hari Otonomi Daerah diperingati setiap 25 April berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996 sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang efektif dan responsif.

Secara historis, kebijakan otonomi daerah di Indonesia telah berkembang sejak diberlakukannya Decentralisatie Wet Tahun 1903.

Kemudian diperkuat melalui berbagai regulasi seperti Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1945, UU Nomor 22 Tahun 1948, UU Nomor 1 Tahun 1957, UU Nomor 18 Tahun 1965, UU Nomor 5 Tahun 1974 hingga UU Nomor 23 Tahun 2014.

“Esensi otonomi daerah telah melalui perjalanan panjang dan terus berkembang. Karena itu, momentum ini harus kita maknai sebagai refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah,” ucap Khofifah.

Dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2026, Pemprov Jawa Timur akan menggelar upacara pada Senin (27/4) pukul 08.00 WIB di Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Jatim.

Khofifah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta inovasi daerah secara berkelanjutan.

“Hari Otonomi Daerah ini menjadi refleksi perjalanan panjang kebijakan desentralisasi di Indonesia. Prosesnya terus berkembang untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan keadilan sosial. Kalau ini benar-benar tercapai, maka pembangunan nasional yang inklusif adalah sebuah keniscayaan,” katanya. (09)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *