Permudah Pembayaran Pajak Restoran, BI Sumut bersama Pemkot Medan Luncurkan QResto
Medan, Darahjuang.online – Untuk kemudahan Pembayaran Pajak Restoran Pemerintah Kota Medan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dan PT.Bank Sumut bersinergi untuk mengembangkan elektronifikasi transaksi pememerintah daerah melalui terobosan inovasi QRIS yang diberi nama “QResto” ( Quick Response Elektronic Splitting System for Tax Optimization )
Selama ini, proses administrasi pajak restoran masih menghadapi tantangan di Lapangan. Pelaku usaha harus mencatat omzet setiap hari, melakukan rekap di akhir bulan, kemudian input ke sistem Medan Smartax.
Melalui QResto, proses tersebut kini bertransformasi menjadi lebih cepat secara signifikan karena penerimaan pajak restoran ke rekening pemerintah dapat dilakukan pada hari yang sama. “Scan, Bayar, Pajak Beres.” Dengan mekanisme ini, pelaku usaha restoran akan merasakan manfaat yang nyata.
Bank Sumut dalam mendukung pembayaran opsen pajak kendaraan bermotor pasca penetapan Peraturan pemerintah No. 35 tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Turut hadir dalam acara peluncuran QResto, Senin ( 27/4/2026). Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Kepala Kantor Perwakilan LPS I Medan, Jimmy Ardianto, Direktur TI dan Operasional Bank Sumut Sandhy Sofian, serta Kepala Bapenda Kota Medan, M.Agha Novrian.
Dalam kata sambutan Wali Kota Medan Rico Bayu Waas, mengatakan. Selain pada sektor restauran melalui QResto, mekanisme yang sama juga akan diterapkan pada sektor parkir melalui Par-QR ( Parkir via QR). Sistem yang terintegrasi ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan yang melindungi dan memudahkan aktivitas pelaku UMKM dan restoran, katanya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara, Rudy B. Hutabarat, menegaskan bahwa Bank Indonesia terus berkomitmen memperkuat ekosistem pembayaran digital daerah yang aman dan efesien.
“Pengembangan QRIS melalui QResto ini merupakan inovasi yang menempatkan Kota Medan sebagai role model nasional. Inisiatif ini sejalan dengan upaya Bank Indonesia bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam mendorong efisiensi, memperluas inklusi keuangan, serta meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah,” tegasnya.
Dijelaskan Rudy B.Hutabsrat, kedepan, inovasi QResto di Kota Medan direncanakan akan direplikasi daerah lain di Sumatera Utara, seperti Deli Serdang, Langkat, dan Karo.
Bapenda Kota Medan, Bank Sumut, dan Bank Indonesia akan terus mendorong percepatan onboarding pelaku usaha ke dalam ekosistem ini, imbuhnya.
Dengan proses aktivasi yang mudah dan sistem yang terintegrasi, QResto diharapkan mampu mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah secara berkelanjutan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing. (Rls/22)


















